Ini Daftar Mobil dan Motor Milik Menteri Baru Jokowi

Berita Otomotif

Ini Daftar Mobil dan Motor Milik Menteri Baru Jokowi

JAKARTA – Presiden Joko Widodo resmi melakukan reshuffle kabinet dan pelantikan dilakukan hari ini.

Ada enam kementerian yang mendapatkan menteri baru yaitu Kementerian Kesehatan, Kementerian Sosial, Kementerian Agama, Kementerian Kelautan dan Perikanan, Kementerian Perdagangan serta Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Terawan Agus Putranto yang tadinya merupakan Menteri Kesehatan digantikan oleh Budi Gunadi Sadikin. Sebelumnya, Budi Gunadi Sadikin menjabat sebagai Wakil Menteri BUMN sekaligus Ketua Satgas Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Sebelum menjadi Wamen BUMN pada 2019, Budi Gunadi Sadikin menjabat sebagai Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum) sejak September 2017.

Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) yang masuk ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 17 Maret 2020, Budi memiliki kekayaan sebesar Rp 161.792.059.459. Dari jumlah tersebut, 1.025.000.000 merupakan harta Alat Transportasi dan Mesin yang terdiri Mercedes-Benz E 300 2012, Mini Cooper 2012 dan Mazda2 2015,

Menteri Baru Jokowi
Juliari Batubara yang sebelumnya adalah Menteri Sosial akhirnya digantikan oleh Tri Rismaharini. Sebelumnya, Ia menjabat sebagai Walikota Surabaya dan tercatat memiliki total kekayaan sebesar Rp 7.179.254.946.

Dari jumlah tersebut, Ia memiliki dua kendaraan yaitu Toyota Kijang Innova 2.4 Q AT tahun 2016 dan Mitsubishi Pajero Sport Dakar 2.4 tahun 2017. Total nilai harga bergerak yang Ia miliki adalah Rp 985 juta.

Fachrul Razi, Menteri Agama juga akan digantikan oleh Yaqut Cholil Choumas. Sebelumnya, Ia menjabat sebagai Ketua PP GP Ansor dan Anggota DPR RI Periode 2014-2019. Berdasarkan Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) tahun 2018, Ia memiliki total kekayaan sebesar Rp 936.396.000. Menariknya dari jumlah tersebut, Rp 882.000.000 datang dari Alat Transportasi dan Mesin yang terdiri dari Mazda Biante tahun 2014 dan Mazda CX-5 tahun 2015.

Setelah Edhy Prabowo ditangkap oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) pun langsung dipimpin oleh Luhut Binsar Panjaitan sebagai pengganti sementara. Namun, Presiden Joko Widodo akhirnya menugaskan Sakti Wahyu Trenggono untuk menjadi Menteri KKP.

Sebelumnya, Ia menjabat sebagai Wakil Menteri Pertahanan dan memiliki harta sebesar Rp.1.947.253.281.442. Ia pun tercatat memiliki enam kendaraan bermotor yaitu Land Rover tahun 2013, Audi RS tahun 2015, Toyota Vellfire G 2.5 tahun 2015, Audi Q3 tahun 2012, Mercedes Benz GLA 200 tahun 2018, dan Honda Beat tahun 2018. Total harta Alat Transportasi dan Mesin yang Ia miliki adalah Rp 6.102.000.000

Selanjutnya adalah kembalinya Muhammad Lutfi sebagai Menteri Perdagangan menggantikan Agus Suparmanto. Meski jabatan terakhirnya adalah Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat, harta yang tercatat di LKHPN adalah saat Ia mengakhiri jabatannya di tahun 2014.

Dalam laporan tersebut, Ia memiliki harta Rp 123.554.485.081. Ia memiliki dua kendaraan yang terdiri dari satu unit Nissan Elgrand tahun 2011 dan satu mobil Lexus tahun 2010. Total harta Alat Transportasi dan Mesin adalah senilai Rp 2 milyar. 

Wisnutama resmi digantikan oleh Sandiaga Salahuddin Uno untuk memimpin Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif. Sandiaga Uno sendiri terakhir kali melaporkan kekayaannya pada tahun 2019.

Dalam laporan tersebut tercatat Ia memiliki harta sebesar Rp 5.099.960.524.965. Harta terbesar yang Ia miliki berasal dari Surat berharga yang senilai Rp 4.707.615.685.758. Sementara untuk total harga harta Alat Transportasi dan Mesin hanya sebesar Rp 325 juta. Ia hanya memiliki dua mobil yaitu Nissan Grand Livina tahun 2013 dan Nissan X-Trail tahun 2015. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar