Inggris Bakal Pakai Alat Canggih untuk Tilang Kendaraan Berknalpot Berisik

Berita Otomotif

Inggris Bakal Pakai Alat Canggih untuk Tilang Kendaraan Berknalpot Berisik

LONDON – Inggris bakal tegas menilang mobil maupun sepeda motor dengan knalpot modifikasi bersuara terlalu berisik. Proses tersebut akan melibatkan sistem pendeteksi suara canggih.

Teknologi tersebut baru-baru ini dikabarkan bakal dites oleh otoritas keamanan negara itu selama tujuh bulan di beberapa lokasi. Perangkat pendeteksi suara mampu menakar seberapa besar suara dari mobil maupun motor yang lewat.

Alat ini juga memiliki kamera yang bisa langsung memotret nomor pelat kendaraan pelanggar aturan, kemudian menilangnya.

Sejak 2016, seluruh roda empat maupun roda dua yang dijual di Eropa memang tidak boleh memproduksi suara melebihi 74 desibel. Akan tetapi, ada sebagian dari pengguna kendaraan yang memodifikasi knalpot kendaraan mereka dengan produk dari aftermarket, sehingga produksi suara yang keluar dari ujung sistem pembuangan menjadi lebih besar dari aturan.

Chris Grayling, Menteri Transportasi Inggris, menegaskan bahwa pihaknya benar-benar ingin membuat knalpot bersuara bising menjadi masa lalu. Polusi suara dari kendaraan-kendaraan modifikasi ia sebut telah membuat hidup masyarakat terganggu serta berefek negatif terhadap kesehatan.

“Ini kenapa saya sangat serius menghukum para pengemudi yang tak mengindahkan regulasi dan mengganggu dari jalanan,” tandas dia.

Tony Campbell, Chief Executive Officer Motorcycle Industry Association, menilai perangkat pendeteksi suara dibutuhkan untuk memberangus peredaran knalpot modifikasi yang menyalahi aturan. Ini lebih banyak terjadi di sektor roda dua ketimbang roda empat.

“Dengan tekanan yang makin meningkat terhadap lingkungan dan polusi suara, knalpot ilegal yang dipasang oleh para pengendara ‘kuda besi’ pada akhirnya mendapat perhatian dari komunitas pengguna sepeda motor lainnya. Mereka membuat citra sepeda motor buruk serta menutupi beragam keuntungan yang ditawarkan moda transportasi ini,” paparnya.

Setelah masa pengujian selama tujuh bulan, efektivitas alat pendeteksi suara bakal dinilai oleh para regulator. Jika dinilai bahwa cara ini sudah berjalan dengan baik, alat tersebut bakal dipasang di lebih banyak lagi tempat di sekitar Inggris.

Kapan, ya, kira-kira Indonesia akan menyusul langkah ini? [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support