Indomobil Group Kembali Kuasai Distribusi Nissan di Indonesia

Berita Otomotif

Indomobil Group Kembali Kuasai Distribusi Nissan di Indonesia

JAKARTA – Nissan Motor Co. Ltd. (Nissan) dan Indomobil Group menandatangani nota kesepahaman (MoU) untuk memperkuat merek Nissan di pasar otomotif Indonesia.

Dalam nota kesepahaman tersebut, Indomobil Group akan memiliki mayoritas saham di perusahaan distributor Nissan, PT. Nissan Motor Distributor Indonesia. Sementara Nissan tetap mempertahankan 25% kepemilikan.

“Sebagai bagian dari Nissan Next – rencana transformasi global Nissan untuk mendorong pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan, Nissan akan mendorong strategi penjualan dan layanan yang terfokus di Indonesia dengan memperkuat kolaborasinya dengan mitra lokal, Indomobil Group. Nota kesepahaman ini menggarisbawahi komitmen Nissan untuk terus membangun mereknya di Indonesia” ungkap Isao Sekiguchi, Presiden Direktur Nissan di Indonesia.

Hal senada juga diungkapkan oleh Jusak Kertowidjojo, Presiden Direktur dan CEO Indomobil Group. Ia menegaskan bahwa kerjasama yang mereka lakukan kali ini berdasarkan rasa saling menghormati dan demi kepentingan pelanggan.

 “Hubungan kami dan Nissan dibangun berdasarkan rasa saling menghormati dan nilai-nilai bersama. Kolaborasi yang lebih dalam dengan Nissan akan membuka peluang besar untuk memperkuat pelayanan kami demi kepentingan pelanggan dan mitra bisnis,” tegasnya.

Sempat Berpisah

Nissan Serena

Sebelumnya, Nissan sempat berdiri sebagai bagian dari Indomobil Group dengan nama Nissan Motor Indonesia (NMI). Namun karena penjualan Nissan terus merosot, maka pada akhir tahun 2018 Indomobil Group melepaskan saham mereka.

Berdasarkan Keterbukaan Informasi Bursa Efek Indonesia (BEI) per Selasa (2/10/2018), grup bisnis dengan kode bursa IMAS ini diketahui melepas 5,10 persen saham NMI yang setara dengan 13.433 lembar saham Seri C bernilai Rp 135 miliar melalui anak usaha mereka yaitu PT. IMG Sejahtera Langgeng (IMGSL). Divestasi dilakukan melalui transaksi afiliasi kepada PT. Tritunggal Intipermata (TIP) yang menggenggam 18,17 persen saham Indomobil.

Saham Indomobil di NMI pun berkurang menjadi di bawah 20 persen. Sebelumnya, mereka mempunyai 25 persen saham NMI yang dimiliki secara langsung maupun tidak langsung. Sebanyak 75 persen sisanya dipegang Nissan Motor Corporation (NMC). Indomobil menjelaskan alasan divestasi adalah kerugian berkelanjutan yang dialami NMI. Hal tersebut membebani laporan laba - rugi serta pembagian dividen.

“Sudah beberapa tahun NMI menderita kerugian dan Perseroan sudah tidak mempunyai pengaruh signifikan terhadap Entitas Asosiasi tersebut. Entitas Asosiasi yang mengalami kerugian ini membebani Laporan Laba Rugi dan Penghasilan Komprehensif Konsolidasian Perseroan secara keseluruhan yang mengurangi kinerja Perseroan untuk meningkatkan keuntungan, di mana selanjutnya akan berdampak terhadap kemampuan Perseroan untuk membagikan dividen kepada para pemegang saham,” tulis mereka.

Pengalihan saham sudah dilakukan pada kuartal satu 2018 namun laporan persetujuan pendapat kewajaran transaksi baru dirampungkan pada 25 September 2018. Adapun Perjanjian Pengalihan Saham antara IMGSL dengan TIP telah ditandatangani pada 28 September. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar