Inden Renault Kiger di Indonesia Bisa Sampai 3 Bulan, Apa Penyebabnya?

Berita Otomotif

Inden Renault Kiger di Indonesia Bisa Sampai 3 Bulan, Apa Penyebabnya?

JAKARTA – Pemesan Renault Kiger di Indonesia berpotensi inden beberapa bulan karena isu krisis mikrocip.

Kiger adalah pilihan SUV murah lima penumpang baru di pasar otomotif Indonesia. Para pesaing dari model yang diimpor utuh dari India itu adalah Toyota Raize, Daihatsu Rocky, Kia Sonet 5-Seaters, dan Nissan Magnite.

Model yang menjalani soft launching secara virtual pada akhir pekan lalu tersebut hanya terdiri dari satu tipe (1.000 cc Turbo CVT Two Tone Colour) dengan harga khusus yakni Rp275,9 juta on the road (OTR) Jakarta. Banderol tersebut berlaku hanya untuk pemesanan September 2021 dan setelah itu menjadi Rp278 juta OTR Jakarta.

“Dengan melihat kemampuan suplai pabrik di negara asalnya, saat ini inden Renault Kiger kira-kira 2-3 bulan,” terang Chief Operating Officer (COO) PT. Maxindo Renault Indonesia Davy J. Tuilan dalam konferensi pers virtual peluncuran.

Renault Kiger

Alasannya, lanjut mantan eksekutif Suzuki serta Nissan Indonesia tersebut, adalah isu krisis ketersediaan komponen mikrocip yang melanda industri otomotif global.

Di India sendiri permasalahan ini muncul agak terlambat.

Suplai Kiger per bulan untuk pasar Indonesia pun belum dapat ia pastikan.

“Somehow (entah kenapa) masalah mikrocip itu di India datangnya telat. Kalau di negara-negara lain hambatannya terjadi pada April, Mei, Juni. Sekarang kami harus berhati-hati karena dari hasil informasi yang kami dapatkan, walaupun belum diinformasikan oleh prinsipal, kami antisipasi begitu. Di India masalah mikrocip baru bermunculan. Khawatirnya terjadi perubahan (jumlah distribusi unit) di tengah-tengah,” papar Davy.

Seperti juga SUV murah lima penumpang dari merek lain, Kiger memang diberkahi fitur-fitur canggih yang tentunya membutuhkan mikrocip.

Head Unit Renault Kiger dengan Fitur Wireless Android Auto dan Apple CarPlay

Adapun fitur-fitur canggih yang terdapat di Kiger ialah Smart Access Card untuk mendampingi Keyless Entry, Multi Sense Driving Mode, Head Unit Touch Screen 8 Inch with Wireless Android Auto and Apple CarPlay, opsi Front and Rear Parking Sensors, Electronic Stability Control, Vehicle Dynamic Control, Traction Control, dan PM 2.5 Air Filter.

Ada juga 4 airbag (depan dan samping), sistem pengereman ABS+EBD+BA, Speed Sensing Lock, dan Impact Sensing Lock, ISOFIX. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar