Hyundai Pelajari Kemungkinan Jual Mobil Listrik Murah di Indonesia

Berita Otomotif

Hyundai Pelajari Kemungkinan Jual Mobil Listrik Murah di Indonesia

TANGERANG – Hyundai tak menutup rapat kemungkinan menjual mobil listrik dengan harga terjangkau di pasar Indonesia suatu hari nanti.

Merek asal Korea Selatan tersebut pada 2020 melepas dua model mobil listrik di Indonesia, Hyundai Kona Electric dan Ioniq Electric. Adapun harganya hingga kini di bawah Rp700 juta.

Chief Operating Officer PT. Hyundai Motors Indonesia (HMID) Makmur mengatakan, sebelumnya harga mobil listrik di Indonesia pasti miliaran rupiah. Tetapi, Hyundai mampu meluncurkan model-model yang banderolnya jauh di bawah itu.

“Kami sukses meluncurkan produk (berbanderol) di bawah itu. Harganya Rp600 jutan sampai mendekati Rp700 juta,” ucap dia usai seremoni peresmian Hyundai City Store Summarecon Mall Serpong, Tangerang beberapa waktu lalu.

mobil listrik Hyundai Kona EV dan Hyundai Ioniq

Ketika ditanya mengenai peluang menjual mobil listrik murah, Makmur mengatakan hal itu bisa saja terjadi di masa mendatang. Menurut dia, divisi perencanaan produk (product planning) HMID mempelajari beragam peluang yang bisa mereka masuki di berbagai segmen kendaraan.

Termasuk juga segmen mobil listrik murah.

“Semua produk pasti akan kami analisis dan pelajari. Pasarnya bagaimana, jarak tempuhnya bagaimana. Ini karena faktor harga dari sebuah mobil listrik itu sangat dipengaruhi oleh jarak tempuhnya,” lanjut Makmur.

“Kalau murah tapi jarak tempuhnya misalnya cuma 50 km, mungkin agak susah. Lalu juga faktor safety (keamanan) mobil itu bagaimana,” tambahnya lagi.

Sekadar menambahkan, Chief Operating Officer Hyundai Asia Pacific Lee Kang Hyun ketika menjadi panelis dalam Investor Daily Summit 2021 pada Juli silam mengatakan, sebagian besar biaya produksi mobil listrik berasal dari baterainya. Kontribusinya mencapai 40 persen.

Padahal, kapasitas baterai menentukan seberapa jauh jarak tempuh mobil listrik itu.

baterai mobil listrik

Era mobil listrik sendiri belum lama hadir di Indonesia. Baru pada 16 Oktober 2021 kemarin, pemerintah memberlakukan insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) sampai dengan 0 persen bagi mobil-mobil dengan teknologi elektrifikasi mulai dari mild hybrid, hybrid, plug-in hybrid, sampai 100 persen baterai.

Namun, ada syarat melakukan perakitan lokal dalam jangka waktu tertentu.

Pada 2025, pemerintah ingin 20 persen kendaraan yang dirakit lokal menyandang teknologi elektrifikasi.

Hyundai merupakan salah satu pabrikan yang serius menggarap pasar mobil listrik di Tanah Air.

Mereka hampir rampung membangun pabrik di Cikarang, Bekasi senilai 1,5 miliar dollar AS. Pabrik itu, antara lain dipersiapkan untuk merakit mobil listrik yang rencananya meluncur di Indonesia pada 2022.

Hyundai-LG pun kini sedang mendirikan pabrik baterai mobil listrik di Karawang, Bekasi yang selesai pada 2023. Produksi komersialnya dijadwalkan mulai 2024. [Xan/Ses]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar