Hyundai Kona NIK 2019, Harganya Lebih Murah Puluhan Juta

Mobil Baru

Hyundai Kona NIK 2019, Harganya Lebih Murah Puluhan Juta

JAKARTA – Hyundai Kona NIK 2019 dijual dengan diskon mencapai Rp 30 juta.

Jumlah tersebut diklaim sudah cukup besar mengingat seluruh mobil Hyundai merupakan mobil yang diimpor utuh. Hal ini disampaikan oleh salah satu tenaga penjual Hyundai kepada Mobil123 pagi hari tadi.

“Hyundai Kona saat ini dijual dengan harga on the road Jakarta Rp 389 juta, untuk NIK 2019 diskonnya sebesar Rp 30 juta. Diskon tersebut sudah cukup besar karena saat ini seluruh mobil Hyundai merupakan CBU, jadi diskon ini sudah termasuk besar. Unitnya pun merupakan produksi akhir 2019, jadi bukan barang lama,” tegasnya.

Dengan diskon ini maka Hyundai Kona dijual dengan harga lebih murah ketika peluncurannya di Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019 lalu. Ketika itu, Hyundai Kona dijual dengan harga Rp 363, 9 juta. Sementara bila dibandingkan dengan harganya saat ini ditambah diskon, maka Hyundai Kona bisa didapatkan dengan harga Rp 359 juta.

Hal tersebut tentunya sangat menguntungkan mengingat Hyundai Kona memiliki beragam keunggulan. Secara umum, tampilan Hyundai Kona memang terbilang cukup atraktif, terlihat dari desainnya yang terbilang cukup berani. Hyundai menyematkan DRL yang menyipit pada bagian depan atas, sementara headlamp diletakkan di bawahnya dengan desain tajam. Desainnya terbilang unik sehingga akan sangat menonjol di jalanan.

Hyundai Kona

Masuk kedalam kabin, Hyundai Kona dilengkapi oleh layar LCD berukuran 9 inchi yang mensupport platform iOS dan Android. Selain itu, Hyundai pun menyematkan AC full automatic temperatur control untuk menjaga suhu dalam kabin kendaraan.

Hyundai menggunakan mesin NU berkapasitas 2 liter yang mampu menghasilkan tenaga sebesar 147 hp dan torsi mencapai 179 Nm. Untuk meningkatkan kenyamanan berkendara, Hyundai menyematkan tiga mode berkendara yaitu Comfort, Eco dan Sport yang bisa dipilih sesuai kebutuhan.

Untuk fitur keselamatan, Hyundai Kona telah menggunakan anti-lock braking system, electronic stability control, downhill brake control, hill-start assist control, enam kantong udara, sensor parkir belakang, kamera parkir, emergency stop signal dan tire pressure monitoring system. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar