Honda Sudah Puas Jika Penjualan BR-V Facelift Sama dengan Model Lamanya

Berita Otomotif

Honda Sudah Puas Jika Penjualan BR-V Facelift Sama dengan Model Lamanya

SEMARANG – BR-V tidak diberikan target muluk-muluk oleh Honda. Jika volume penjualannya setara dengan model terdahulu, sang pabrikan sudah cukup puas.

BR-V facelift meluncur dalam Telkomsel Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019, 25 April – 5 Mei di JIExpo Kemayoran, Jakarta. Ada empat tipe yang ditawarkan, dengan rentang harga on-the-road Jakarta Rp 239 juta – 279,5 juta.

Seusai seremoni peluncuran pada hari pertama pameran, Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor (HPM) mengatakan bahwa target penjualannya sama dengan model lama yaitu rata-rata sekitar 500 unit per bulan. Mereka tidak memproyeksikan adanya kenaikan penjualan dengan adanya model baru.

“BR-V sudah berusia cukup lama, kami tahu dan penyegaran diperlukan. Kami harapkan kalau tahun ini sama dengan tahun lalu sudah baik. Sekitar 500 unit per bulan,” tandasnya meladeni pertanyaan Mobil123.com.

Dalam acara Media Test Drive di Semarang hingga Jepara, Jawa Tengah pada 2 – 3 Mei, Jonfis mengelaborasi lebih lanjut alasan target penjualan yang sama itu. Menurutnya, seiring usia produk yang sudah memasuki tahun keempat, profil konsumen low sport utility vehicle (LSUV) ini sudah bergeser dari awalnya trend seeker yang emosional kepada daily user maupun smart buyer yang benar-benar memikirkan aspek fungsional serta suka membanding-bandingkan.

Padahal, profil konsumen trend seeker ini jika bisa ‘dipancing’ sangat banyak jumlahnya. Daya beli mereka pun kuat.

“Kami tidak bisa masuk lagi ke trend seeker karena mereka membandingkan saja tidak,” tandasnya.

Jonfis mengatakan ketika masih bisa menggaet para trend seeker, BR-V pernah mencapai penjualan hampir puluhan ribu unit per bulan.

“BR-V pernah paling tinggi sebulan bisa hampir 10 ribu unit. Pada Maret 2016 kalau tidak salah,” tukas dia.

Menurut Jonfis, naik-turunnya permintaan dalam bisnis adalah hal biasa. BR-V sendiri terbantu karena platformnya dipakai pula oleh beberapa model lain dan salah satunya yaitu Brio kini mempunyai permintaan cukup baik setelah generasi barunya mengaspal sejak tahun lalu.

Di segmen LSUV, Honda harus bersaing dengan beberapa model kuat lain semisal Toyota Rush dan Daihatsu Terios yang sudah merilis generasi teranyar pada akhir 2017. Kini adalah lagi pesaing dari China bernama Dongfeng Sokon (DFSK) Glory 560 berharga cukup jauh di bawahnya tapi punya fitur lebih lengkap. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar