Honda Naikkan Harga Semua Model Selain Mobilio pada Januari

Berita Otomotif

Honda Naikkan Harga Semua Model Selain Mobilio pada Januari

JAKARTA – Harga model-model Honda selain Mobilio naik sedikit pada bulan pertama 2019.

Jonfis Fandy, Direktur Pemasaran dan Layanan Purnajual PT. Honda Prospect Motor (HPM), mengatakan bahwa pihaknya mengerek harga jual kendaraan-kendaraan mereka di Indonesia pada Januari kemarin. Ia menyebut kenaikan harga berlaku bagi hampir seluruh model karena hanya Mobilio yang dikecualikan.

“Kenaikannya sekitar 1 persen secara umum,” akunya menanggapi pertanyaan Mobil123.com di sela-sela uji keiritan Honda Mobilio facelift pada Rabu (27/2/2019) di Ancol, Jakarta.

Yulian Karfili, Public Relations Manager HPM, dalam peluncuran Mobilio facelift pada 21 Januari, sempat mengatakan bahwa model ini tetap dijual dengan harga lama karena makin ketatnya persaingan di segmen low multi purpose vehicle (LMPV). Sebagai informasi, dua pemain baru di segmen tersebut hadir pada 2017 yaitu Mitsubishi Xpander dan Wuling Confero.

Kemudian, pada 2019, pemain-pemain lawas seperti Toyota Avanza, Daihatsu Xenia, Suzuki Ertiga, hingga Mobilio berbondong-bondong menyegarkan diri. All-New Nissan Livina juga merilis generasi baru namun turun kelas dari medium MPV ke LMPV.

Lebih lanjut, Jonfis menjelaskan kenaikan dilakukan karena pada tahun lalu, saat nilai tukar rupiah terhadap dollar AS mulai tembus Rp 14 ribu, mereka hanya mengoreksi banderol model-model impor utuh (Completely Built-Up/CBU). Model-model yang dirakit lokal (Completely Knock-dwon/CKD) belum disentuh.

“Honda, kan, sudah naikkan harga mobil CBU pada Oktober tahun lalu karena nilai tukar sedangkan untuk yang CKD tidak naik. Kemudian pada Januari tarif Bea Balik Nama (BBN) naik. Karena itu akhirnya kami menaikkan 1 persen untuk semua model CKD dan CBU selain Mobilio. Baru kali ini kami merilis Mobilio baru tapi harganya tak naik,” papar Jonfis.

Besaran kenaikan harga, menurut dia, tidak sebesar peningkatan biaya produksi karena fluktuasi kurs. Ada nominal tertentu yang akhirnya Honda serap.

“Di dalam, kami melakukan efisiensi,” tandasnya.

Pasar mobil Indonesia sendiri relative stagnan di kisaran 1 – 1,1 juta unit dalam beberapa tahun terakhir. Pada tahun ini pun pasar masih diperkirakan stagnan di 1,1 juta unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar