Honda Kembali Recall Accord Karena Masalah Airbag

Berita Otomotif

Honda Kembali Recall Accord Karena Masalah Airbag

JAKARTA - PT Honda Prospect Motor (HPM) kembali mengumumkan recall untuk komponen Airbag Inflator Honda Accord.

Dalam informasi yang kami terima, perbaikian ini harus dilakukan sebagai tindakan pencegahan menghindari airbag yang mengembang secara berlebih. Kondisi tersebut dapat membahayakan pengemudi dan penumpang ketika terjadi kecelakaan.

Kampanye ini merupakan lanjutan dari kampanye Product Update sebelumnya yang telah diumumkan pada bulan Februari 2016 lalu. Dalam kampanye tersebut, Honda mengumumkan penggantian Airbag Inflator pada 2.856 unit Honda Accord (CM5) tahun produksi 2003 – 2007.

HPM akan mengirimkan surat pemberitahuan langsung kepada para pemilik kendaraan yang teridentifikasi. Setiap pemilik kendaraan juga dapat melakukan pengecekan sendiri untuk mengetahui apakah mobilnya termasuk kendaraan yang teridentifikasi program penggantian airbag inflator dengan membuka link berikut: http://pud.honda-indonesia.com.

Pemilik kendaraan yang telah teridentifikasi dapat menghubungi atau datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk mendaftarkan kendaraannya. Atau pelanggan juga bisa menghubungi Honda Customer Care di 0-800-1446-632 (bebas pulsa) dari hari Senin-Jumat, pukul 08.00 s/d 17.30 WIB.

Proses penggantian komponen airbag inflator akan dilakukan sekitar 1 – 2 jam. Dalam penggantian ini, pelanggan tidak akan dikenakan biaya. Honda kembali mengingatkan kepada konsumen yang mobilnya teridentifikasi dalam program Product Update Airbag Inflator dan belum melakukan perbaikan, agar segera datang ke dealer resmi Honda terdekat untuk melakukan penggantian komponen airbag. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar