Harga Wuling Confero dan Cortez akan Naik Bulan Depan

Berita Otomotif

Harga Wuling Confero dan Cortez akan Naik Bulan Depan

JAKARTA – Harga Wuling Confero dan Cortez bakal naik untuk mulai 1 Juli nanti. Ini merupakan kenaikan harga kedua sejak mereka pertama kali hadir di pasar Indonesia.

Wuling pertama kali hadir di pasar Indonesia pada Agustus 2017 dengan meluncurkan multi purpose vehicle (MPV) Confero. Saat ini, Wuling sudah memiliki dua model tambahan yaitu Cortez 1.8-liter plus Cortez 1.5-liter.

Informasi kenaikan harga merek mobil China satu ini pertama kali didapatkan melalui tenaga penjual dealer Wuling di sekitar Jakarta Barat. Menurut dia, harga terkini mobil-mobil Wuling hanya bakal bertahan beberapa hari lagi.

“Per 1 Juli 2018 harga akan naik,” kata dia kepada Mobil123.com pada awal pekan ini.

Sebagai informasi, harga Confero saat ini adalah Rp 131,8 – 168,9 juta on-the road Jakarta. Cortez 1.8-liter dilego Rp 218 – 264 juta, sedangkan Cortez 1.5-liter dijual Rp 193,8 – 203,8 juta.

Ketika dimintai konfirmasi, Brand Manager PT. SAIC General Motors Wuling Indonesia (SGMW) Dian Asmahani mengakui rencana menaikkan harga pada 1 Juli. Ia mengaku besaran kenaikan harga bagi masing-masing model mobil China tersebut di pasar Indonesia masing dibahas.

“Macam-macam faktor kenaikan harganya. Ada karena harga material, biaya produksi,” tukas Dian ketika dihubungi Mobil123.com pada Kamis (28/6/2018).

Tenaga penjual dealer Wuling di Jakarta Barat sendiri memberitahukan bahwa salah satu model, Confero, nantinya naik sampai dengan Rp 3 juta. Ia tidak mengabarkan berapa besar kenaikan harga model lain yaitu Cortez 1.8-liter maupun Cortez 1.5-liter.

“Confero, termasuk varian di atasnya yaitu Confero S, akan ada kenaikan harga sampai Rp 3 juta. Bagi yang masih berminat, segera lakukan pemesanan di bulan ini karena masih ada program free maintanance dan free spareparts sampai tiga tahun atau 60 ribu km yang juga berlaku sampai akhir bulan ini, 30 Juni 2018,” tukasnya.

Kenaikan Kedua
Kenaikan harga Wuling pada Juli nanti, menurut Dian, adalah yang kedua dilakukan oleh pabrikan mobil milik pemerintah daerah China sejak hadir di Indonesia. Mereka pertama kali melakukannya pada awal 2018.

“Ini yang kedua kalinya. Pertama itu pada awal tahun ini karena kenaikan harga Bea Balik Nama (BBN),” sebut Dian. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar