Harga Suzuki Jimny Naik Lagi, 2 Kali dalam 2 Bulan

Berita Otomotif

Harga Suzuki Jimny Naik Lagi, 2 Kali dalam 2 Bulan

JAKARTA - Harga Suzuki Jimny generasi terbaru terpantau naik lagi pada Oktober 2019. Padahal, sebulan sebelumnya banderol untuk model tersebut sudah dinaikkan.

Seperti diberitakan sebelumnya, Suzuki mengerek harga Jimny khusus untuk on-the-road Jakarta sebesar Rp 20 juta per tipe pada September kemarin. Adapun alasannya adalah karena kenaikan Bea Balik Nama (BBN) DKI Jakarta dari 10 persen menjadi 12,5 persen.

Sebulan setelahnya, merek mobil asal Jepang ini kembali mengoreksi harga Jimny. Berdasarkan penelusuran Mobil123.com di situs resmi Suzuki Indonesia pada Senin (14/10/2019), banderol sport utility vehicle (SUV) ikonik itu sudah naik lagi Rp 5 juta.

Tipe terbawah yakni Single Tone MT sekarang dijual Rp 340.500.000 on-the-road Jakarta. Selanjutnya adalah Rp 353.000.000 (Single Tone AT), Rp 342.500.000 (Dual Tone MT), serta Rp 355.000.000 (Dual Tone AT).

Makmur selaku Direktur Pemasaran PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), ketika dihubungi Mobil123.com, membenarkan hal tersebut. Akan tetapi, dia menolak anggapan kenaikan harga dua kali dalam dua bulan dilakukan karena pemesanan yang membludak hingga indennya di Indonesia bisa mencapai 4 tahun.

“Bukan berarti kalau inden banyak lalu kami naikkan harga. Kami, kan, mau bisnis enggak hanya setahun-dua tahun. Kami juga mau utamakan konsumen,” tukasnya.

Jika begitu, apakah alasannya? Menurut pengakuannya, kebijakan itu masih terkait dengan kenaikan BBN di Ibu Kota.

“Mungkin dari tim ada kesalahan penghitungan, jadi ada kekurangan (kenaikan harga). Jadi disesuaikan lagi karena kalau enggak cukup, kan, kami harus menghitung ulang. Kalau enggak nanti kekurangan dan bahaya untuk bayar pajaknya,” ucap Makmur.

All-New Jimny menjalani debut global pada 2018 di Jepang. Dapur pacunya menggunakan mesin dengan kode yang sama dengan All-New Ertiga maupun All-New Carry yaitu K15B 1.5-liter, tapi dengan beberapa penyesuaian sehingga daya dan torsinya berbeda.

Berdasarkan perhitungan Mobil123.com, crawling ratio transmisi manual 36:1, sedangkan crawling ratio transmisi otomatis 32:1. Hill Descent Control, Hill Hold Control, Traction Control, Electronic Stability Programme maupun Brake LSD Traction Control dan Cruise Control. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support