Harga Hyundai H-1 Facelift Belum Ditentukan Karena Kurs Rupiah Labil

Berita Otomotif

Harga Hyundai H-1 Facelift Belum Ditentukan Karena Kurs Rupiah Labil

JAKARTA – Harga Hyundai H-1 facelift belum ditetapkan sama sekali karena pabrikan asal Korea Selatan ini masih mengamati pergerakan kurs rupiah terhadap dollar Amerika Serikat (AS) yang fluktuatif sejak awal tahun.

H-1 facelift sudah diperkenalkan oleh Hyundai pada Selasa (3/7/2018), sebelum peluncuran resminya nanti dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) 2018 pada 2 – 12 Agustus di Serpong, Tangerang. Banderolnya sekaligus bakal diumumkan di sana.

Presiden Direktur PT. Hyundai Mobil Indonesia (HMI) Mukiat Sutikno mengungkapkan pihaknya karena memang menahan pengumuman harga memang nilai jualnya belum diputuskan. Penyebabnya adalah nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang mengalami kenaikan drastis.

Mukiat sedikit berkelakar bahwa di industri otomotif Indonesia, topik yang sedang panas diperbincangkan selain Piala Dunia adalah kurs rupiah.

“Walaupun H-1 ini sudah dirakit secara completely knock-down pun basic material banyak diimpor juga. Mobil-mobil yang full manufacturing pun begitu. Karena itu kembali lagi menurut kami efek dollar AS ini tetap berpengaruh sekali. Ini bikin kami cukup pusing juga,” aku Mukiat usai konferensi pers introduksi H-1 facelift.

Hyundai, menurut Mukiat, saat ini masih berpatokan pada kurs di akhir 2017 yaitu di kisaran Rp 13.500. Pihaknya akan mencari titik tengah terbaik dari pelonjakan nilai  tukar uang yang dua hari belakangan sudah tembus Rp 14.300 – 14.400 per dollar AS.

“Karena kalau di industri otomotif ini, kan, kami enggak bisa naikkan harga saat dollar AS naik dan kemudian disesuaikan lagi saat dollar AS turun. Konsumen bisa lompat-lompat,” tandas Mukiat.

Ia menjelaskan penetapan harga H-1 facelift rencananya dilakukan pada akhir Juli. Hyundai masih berharap ada perbaikan nilai tukar rupiah pada penghujung bulan nanti.

Sebagai informasi, H-1 facelift mengalami berbagai ubahan di eksterior maupun interior. Fascia depan juga dibuat lebih menyerap benturan sehingga makin ‘ramah’ bagi pejalan kaki.

Eksterior depan H-1 disegarkan lewat chrome-coated radiator berdesain horizontal, desain bemper depan yang beda, foglamp dengan  LED daytime running light, projection head lamp LED, desain baru pada electric outside folding mirror dengan LED side repeater, serta desain anyar alloy wheel berukuran ban 235/60/R17. Masih ada pula penyegaran pada sisi samping maupun belakang melalui side list chrome, rear spoiler dengan high-mount stop lamp, hingga rear combination lamp LED.

Perbedaan pada interior H-1 facelift ialah tilt and telescopic with leather wrap steering wheel, Auto Light Control, pola jok kursi kulit baru, Audio 2DIN DVD plus Touch Screen Monitor, cooling glove box yang sekarang sudah jadi kelengkapan standar. H-1 varian facelift XG serta Elegance atau pun XG punya fitur baru Second Row Swivel Seat yang memungkinkan bangku di baris tengah diputar 180 derajat. Adapun varian Royale dibubuhi Electric Ottoman Leather Seat.

H-1 facelift tetap memiliki dua pilihan sistem penggerak yakni mesin bensin 2.4 Mpi dan diesel 2.5 CRDi e-VGT. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar