Hadapi Covid-19, Toyota Mulai Kurangi Operasional Pabrik

Berita Otomotif

Hadapi Covid-19, Toyota Mulai Kurangi Operasional Pabrik

JAKARTA – Toyota Manufakturing Motor Indonesia (TMMIN) akhirnya mulai mengurangi jumlah operasional pabrik yang mereka miliki.

Langkah yang dilakukan tersebut dikarenakan pandemik Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Indonesia. Hingga berita ini dibuat, sudah menginfeksi sedikitnya 1.790 orang. Dari jumlah tersebut, 112 orang dinyatakan sembuh dan 170 orang meninggal dunia.

Beragam kebijakan perusahaan telah dilakukan sesuai dengan arahan Pemerintah seperti kebijakan work from home. Langkah tersebut kemudian berkembang menjadi penyesuaian dan pengaturan shift produksi di pabrik-pabrik TMMIN.

“Kami telah melakukan penyesuaian dan pengaturan shift produksi di pabrik-pabrik kami yang meminimalisasi operasional serta penyediaan sarana transportasi,” terang Bob Azzam, Direktur Administrasi, Korporasi dan Hubungan Eksternal TMMIN.

Tak hanya itu, Ia pun menambahkan bahwa pihaknya telah melakukan peningkatan kesadartahuan karyawan tentang Covid-19. Tujuannya adalah untuk membuat karyawan menjadi agent of change di tempat kerja dan lingkungannya.

Sayangnya, Bob Azzam tidak merinci dampak dari pengurangan shift tersebut terhadap jumlah produksi kendaraan dan stok di pasar. Padahal, TMMIN merupakan salah satu pabrikan kendaraan yang mengekspor hasil produksinya ke beberapa negara.

Tahun lalu, Toyota berhasil mengekspor sebanyak 208.500 unit kendaraan. Jumlah tersebut, naik tipis dibandingkan volume ekspor tahun 2018 sebesar 206.500 unit. Peningkatan ekspor tersebut tidak lepas dari peran Toyota Fortuner dan Toyota Rush yang menjadi tulang punggung di tahun 2019. Sepanjang tahun 2019, Toyota Fortuner berhasil diekspor sebanyak 45.300 unit dan Toyota Rush mencapai 50.300 unit.

Model sedan Vios turut mendukung capaian positif ekspor CBU Toyota dengan volume 31.000 unit. Kemudian disusul oleh Kijang Innova dan Avanza yang berhasil dikapalkan ke mancanegara dengan volume masing-masing 5.300 unit dan 28.900 unit.

Toyota Agya juga ambil bagian dalam capaian ekspor tahun 2019 dengan volume 27.800 unit. Sedangkan model Yaris, Sienta, dan Town Ace/Lite Ace melengkapi kinerja ekspor CBU bermerek Toyota dengan total volume sebesar 19.900 unit. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar