Gran Max Tantang New Carry Bertarung di Sumatera

Berita Otomotif

Gran Max Tantang New Carry Bertarung di Sumatera

BENGKULU - Daihatsu Gran Max dengan statusnya sebagai market leader segmen pick up menantikan kiprah new Suzuki Carry di Sumatera. 

Sebagai salah satu wilayah penghasil bumi, Sumatera menjadi pasar yang menjanjikan untuk pasar kendaraan berjenis pick up. Hal tersebut terlihat di mana Daihatsu mampu mendulang cukup banyak penjualan melalui Gran Max-nya. 

"Gran Max pick up ini menjadi back bone kami karena kontributor terbesar ada di Sumatera dan Jawa Timur. Sumatera sendiri kontribusinya cukup baik dengan share rata-rata 50-52 persen. Bahkan, di beberapa tempat ada yang signifikan sampai 60 persen," kata Budhy Lau selaku Regional Manager Sumatera, PT Astra International Daihatsu Sales Operation (DSO). 

Namun, PT ADM tak bisa jemawa dengan status tersebut. Apalagi, salah satu kompetitornya yaitu Suzuki Carry yang kini sudah mengalami pengembangan signifikan pada mesin maupun body. Secara dimensi saja sekarang Carry punya panjang yang sama dengan Gran Max yakni 4.195 mm. Hal ini pun dianggap Budhy baik untuk menjaga kompetisi pasar kendaraan komersial ringan, khususnya di Sumatera. 

"Kompetitor baru kami sudah tahu dan mengalami improve seperti mengikuti size kita segala macam dan lain-lain. Mungkin di beberapa area sudah ada, tapi kita selama ini sudah terbukti dekat dengan yang segmen komersil. Pedagang juga sudah membuktikan kalau Gran Max itu untung, murah, bandel dan sisi resale value yang sudah teruji," papar Budhy.

Dia menyatakan cukup senang dengan adanya kompetitor seperti Carry ini. Artinya, sekarang pasar komersil akan lebih bergairah karena adanya pilihan baru. Tapi, Budhy menyatakan masyarakat akan tetap memercayakannya kepada Daihatsu Gran Max karena layanan aftersales-nya. 

"Segmen komersil ini kan dipakai terus, tidak bisa menganggur menunggu spare parts dulu. Itu menjadi pertimbangan utamanya dan karena kami sudah penetrasi lebih dulu, jadi spare parts sudah gampang," ucapnya saat bertemu di acara Terios 7 Wonders di Bengkulu. 

Saat ini, Gran Max menyumbang penjualan sebanyak 450 per bulan. Sedangkan di Bengkulu sendiri sekitar 60 unit. Budhy menerangkan penjualan pick up mereka di tanah Sumatera sangat di pengaruhi hasil bumi. Jika hasil sawit, karet atau kopi dan lainnya bagus, maka penjualan Gran Max bisa naik signifikan. [Ary/Ari]



Ary Dwinoviansyah

Ary Dwinoviansyah

Ary mulai bekerja sebagai seorang jurnalis otomotif sejak tahun 2008 dan sangat mencintai sepedamotor. Nonton MotoGP merupakan salah satu hobi untuk menghabiskan akhir pekannya. Dia juga memimpikan memiliki mobil Transformers.


Berita Utama


Komentar