Giliran Komunitas Vespa Berulah, Nongkrong Hingga Tutup Ruas Jalan

Berita Otomotif

Giliran Komunitas Vespa Berulah, Nongkrong Hingga Tutup Ruas Jalan

JAKARTA – Setelah pengguna motor gede (moge) bikin ulah, kini komunitas sepeda motor dan Vespa yang berulah beberapa waktu lalu.

Kepolisian mendapatkan laporan pada 24 Januari 2021 pukul 00.00 bahwa ada rombongan sepeda motor yang didominasi pengguna Vespa berkerumun di Jembatan Tugu 66 perbatasan Menteng sama Setiabudi. Bahkan kerumuman tersebut sempat menutup dua ruas jalan di Jembatan Tugu 66 perbatasan antara Menteng, Jakarta Pusat dan Setiabudi. Kerumuman tersebut pun akhirnya langsung dibubarkan oleh pihak Kepolisian.

“Ada informasi masuk sekitar pukul 24.00 WIB kalau ada rombongan atau komunitas motor, terutama Vespa, mereka berhenti di Jembatan Tugu 66 perbatasan Menteng dan Setiabudi. Nongkrong di situ banyak ada 80-90 motor ambil dua ruas jalan sehingga akhirnya menjadi viral karena tengah malam pada kumpul-kumpul di situ,” terang AKBP Yogen Heroes Baruno, Kapolsek Setiabudi, Minggu (24/1/2021).

Yogen mengatakan aparat dari Polsek Setiabudi dibantu Tim Pemburu COVID-19 Polres Jakarta Selatan akhirnya turun membubarkan kerumunan itu. Sebanyak 3 motor akhirnya diamankan karena surat kendaraan tidak lengkap.

Vespa
“Kemudian kita datang dari polsek dibantu tim pemburu Covid dari Polres, beberapa kita periksa. Sebagian yang lengkap surat dipulangkan, sementara kendaraan tidak kita amankan di Polsek sambil kita rapid test juga,” ujar Yogen.

Terhadap 3 pemilik motor, polisi turut melakukan rapid test Corona. Yogen memastikan ketiganya nonreaktif.

“Nonreaktif semua, jadi kita random sampling saja, terutama yang kita bawa ke polsek 3 orang itu semuanya nonreaktif,” terang Yogen.

Menurutnya, rombongan komunitas vespa itu sebelumnya berkumpul di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) dan Monas. Namun, karena diminta bubar, mereka akhirnya pindah ke Jembatan Tugu 66.

“Itu kayaknya mereka habis kumpul di seputaran HI sama Monas. Karena ada pembubaran di sana, mereka mengarah ke perbatasan itu,” tambahnya.

“Makanya pas saya lewat jam 23.00 belum ada sebenarnya karena sudah kita bubarkan semua, tiba-tiba jam 24.00 ada kumpul, kayaknya dari sana. Mereka bilang habis kumpul-kumpul di HI, Monas gitu, terus lanjutin nongkrong di situ,” tandasnya. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar