Giliran Formula E Jakarta Terkena Imbas Wabah Virus Corona

Berita Otomotif

Giliran Formula E Jakarta Terkena Imbas Wabah Virus Corona

JAKARTA - Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta mengeluarkan arahan untuk tidak menyenggarakan Formula E Jakarta dalam waktu dekat.

Hal ini dilakukan tentu terkait dengan penyebaran virus Corona yang semakin mengkhawatirkan di dunia. Organizing Committe (OC) sendiri telah menerima arahan tersebut dan Formula E Operation (FEO) selaku promotor serta pemegang lisensi ABB FIA Formula E Championship telah menyetujui juga menghargai penundaan ini.

Ajang balap mobil listrik ini sendiri sedianya akan dilaksanakan pada 6 Juni 2020. Atas keputusan pemerintah Provinsi DKI dalam Surat Pemberitahuan nomer 117/-1.857.73 Formula E Jakarta akan ditunda hingga batas waktu yang belum ditentukan.

Surat Pemberitahuan ini sendiri berbunyi "Mencermati perkembangan COVID-19 di berbagai belahan dunia khususnya di Jakarta, maka penyelenggaraan Formula E yang semula dijadwalkan bulan Juni 2020 agar ditunda pelaksanaannya". Surat tersebut ditandatangani langsung oleh Gubernur DKI Jakarta.

Dwi Wahyu Daryoto, Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda) memberi tanggapan atas kondisi luar biasa ini. Pihaknya memilih mengambil langkah preventif dan mengutamakan keselamatan dan kesehatan masyarakat di Ibukota.

"Setelah berdiskusi intensif dengan FEO dan pemangku kepentingan terkait, kami sampai pada kesepakatan bahwa Jakarta E-Prix ditunda pelaksanaannya," kata Dwi dalam keterangan persnya.

Seperti kita ketahui bersama, pelaksanaan Formula E Jakarta sendiri mendapat pro dan kontra. Meski demikian akhirnya diizinkan untuk digelar di Monas dengan 4 syarat.

Jakarta sendiri mendapat kesempatan untuk menggelar 5 kali balapan mulai 2020, 2021, 2022, 2023, 2024. Artinya sampai masa jabatan Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI priode (2019 - 2024) berakhir. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar