Generasi Baru Mesin Mazda SkyActiv Tanpa Gunakan Busi

Berita Otomotif

Generasi Baru Mesin Mazda SkyActiv Tanpa Gunakan Busi

TOKYO - Mazda Motor Corporation (MMC) sedang mengembangkan generasi terbaru dari teknologi SkyActiv yakni mesin bensin tanpa busi.

Hal ini dapat terjadi berkat Homogeneous Charge Compression Ignition (HCCI). Ini bagaikan "ilmu sihir" di dunia permesinan yang bertujuan meningkatkan efisiensi bahan bakar mesin bensin seperti yang terjadi pada mesin diesel. 

Mazda tergolong konsisten dalam mengembangkan HCCI. Kabarnya ada beberapa pabrikan yang melakukan pengembangan namun pada akhirnya menyerah dan memutuskan untuk mengurungkan niatnya. Di antaranya adalah General Motor, Daimler dan kabarnya Hyundai juga melakukan hal yang sama.

Klaim Mazda terhadap keunggulan mesin SkyActiv terbarunya nanti adalah memiliki tingkat efisiensi yang signifikan hingga 30 persen. Tak hanya efisien, dengan HCCI, emisi gas buang juga makin jauh berkurang. 

Dengan logika sederhana, cara kerja dari mesin yang menggunakan HCCI akan menggunakan tekanan saat melakukan pembakaran atau saat terjadi campuran udara dan bahan bakar di ruang bakar. 
Intinya semua proses kerja pembakaran yang terjadi persis sama dengan mesin diesel. Mesin bensin dengan HCCI milik Mazda sendiri memiliki kompresi tinggi yakni 18:1, lebih tinggi jika dibandingkan mesin SkyActiv yang ada hari ini 14:1.

Mewujudkan proses pembakaran mesin bensin tanpa busi melainkan menggunakan tekanan memang bukan hal mudah. Hitung-hitunganya tidak bisa dibilang sederhana apalagi saat melakukan implementasi.

Beberapa kendala yang harus diatasi berkaitan dengan efek dari proses kerja kompresi ini tentunya cukup banyak. Yang terbesar tata kelola panas mesin, putaran mesin dan bahan bakar karena bensin tidak terbakar dengan cara yang sama seperti solar. Dan Mazda mengklaim berhasil mengatasi hal tersebut dengan formulasi yang tepat. 

Jika generasi terbaru dari mesin SkyActiv bisa masuk jalur produksi, tentunya ini merupakan terobosan yang luar biasa di dunia otomotif. Mazda patut berbangga akan hal tersebut karena berhasil menjadi pionir yang menerobos masa depan.

Apa yang dilakukan oleh Mazda tergolong menarik, masa depan kendaraan otomotif dunia mereka lihat dari sisi yang berbeda. Mazda tak hanya fokus pada pengembangan mesin elektrik dan hybrid yang menjadi trend masa depan. Pengembangan mesin bensin konvensional juga terus lakukan, malah terus melakukan update demi penyempurnaan. 

Menurut Nikkei, kendaraan EV Mazda akan mulai dijual pada 2019. Sementara mesin SkyActiv baru rencananya akan mulai digunakan pada generasi terbaru dari Mazda3 yang akan dipasarkan pada 2018. [Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support