Gawat, Toyota Alphard Dijiplak Pabrikan China

Mobil Baru

Gawat, Toyota Alphard Dijiplak Pabrikan China

CHENGDU - Pabrikan otomotif China Yema Auto meluncurkan mobil listrik dengan model atau desain eksterior yang  menjiplak Toyota Alphard.

Lagi-lagi pabrikan China menjiplak mobil-mobil populer di dunia. Dan kali ini Toyota Alphard yang merupakan MPV kelas sultan sangat populer di Indonesia menjadi objek tiruannya.

Dari sisi desain, bentuk boxy dan modern dari mobil bernama Yema Spica EV ini jelas meniru Alphard. Namun jika diperhatikan secara seksama, dari sisi dimensi tampak lebih kecil.

Toyota Alphard Dijiplak Pabrikan China

Sebagai perbandingan, Yama Spica EV memiliki ukuran panjang 4.580 mm, lebar 1.730 mm dan tinggi 1.850 mm serta wheelbase 2.800 mm. Sementara Alphard memiliki dimensi lebih besar yakni panjang 1.830 mm, lebar 1.830 mm dan tinggi 1.905 mm plus wheelbase 2.950 mm.

Masuk ke dalam interior, secara umum tidak ada yang istimewa pada ruang kabin Yama Spica EV. Yang menonjol hanya tuas bundar untuk mengubah posisi transmisi pada konsol bagian tengah sedikit memberikan nuansa kontemporer.

Toyota Alphard Dijiplak Pabrikan China
Tak hanya itu terdapat cluster instrumen digital two tone yang menghadirkan beragam informasi cukup lengkap mulai dari monitor tekanan ban termasuk layar infotainment LCD, kamera tampak belakang. Lainnya terdapat tombol multifungsi di roda kemudi, keyless entry/start, sunroof elektrik dan wiper belakang. Sisanya terdapat sistem audio lawas single DIN yang bisa mutar radio plus slot USB. 

MPV ini memiliki sistem penggerak motor listrik bertenaga 93 hp serta torsi 180 Nm. Sementara sumber tenaganya berasal dari baterai 48 kWh serta diklaim mampu dipacu hingga kecepatan maksimal hingga 120 km/jam.

Toyota Alphard Dijiplak Pabrikan China
Yema Auto mengklaim bahwa MPV listrik buatannya dapat menempuh 350 km dengan muatan penuh saat baterai terisi penuh. Tak hanya itu, pabrikan menyertakan pula fitur fast charging yang dapat mengisi baterai cukup cepat hanya dalam waktu 40 menit dari kondisi 30 persen hingga 80 persen.

Terakhir, di China, Yema Spica EV ditawarkan dengan harga sangat kompetitif. Ada beberapa varian yang ditawarkan mulai dari harga setara Rp 230 juta sampai Rp 180 jutaan. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar