Ganjil-Genap Jakarta Digantikan ERP Secara Bertahap Mulai 2023

Berita Otomotif

Ganjil-Genap Jakarta Digantikan ERP Secara Bertahap Mulai 2023

JAKARTA - Aturan ganjil-genap di Jakarta akan hilang dan digantikan oleh Electronical Road Pricing (ERP).

ERP, atau sistem jalan berbayar elektronik, rencananya menggantikan ganjil-genap di Ibu Kota secara bertahap mulai 2023.

Kebijakan tersebut, menurut Kepala Unit Sistem Jalan berbayar Elektronik DKI Jakarta Zulkifli seperti dilaporkan NTMC Polri baru-baru ini, sudah diusulkan dan dibahas dalam Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Rencana Induk Transportasi Jakarta (RITJ). ERP juga sudah masuk Program Pembentukan Peraturan Daerah (Propemperda) 2022.

Proyek lelangnya sendiri dibentuk oleh Pemerintah Provinsi DKI Jakarta tahun depan. Adapun ruas jalan yang akan menerapkan ERP untuk pertama kalinya pada tahap uji coba ialah Simpang CSW sampai Bundaran Hotel Indonesia (HI).

Menurut Zulkifli, tarif jalan saat ERP diberlakukan kelak variatif, tergantung dari segmen jalannya. Nominalnya mulai dari Rp5.000 hingga Rp19.900.

Aturan ganjil-genap di Jakarta akan hilang dan digantikan oleh Electronical Road Pricing (ERP).

Jika ganjil-genap Jakarta saat ini hanya menargetkan mobil pribadi, tidak demikian nantinya dengan ERP. Ada tiga jenis kendaraan yang kelak wajib membayar penggunaan ruas jalan yaitu sepeda motor, kendaraan ringan, plus kendaraan berat (truk dan bus).

Pada 2039, 20 ruas jalan Ibu Kota diproyeksikan menerapkan ERP. Total panjangnya mencapai 174 km.

Direktur Lalu Lintas Badan Pengelola Transportasi Jabodetabek Kementerian Perhubungan (BPTJ Kemenhub) Sigit Irwansyah mendukung penerapan ERP. Ia menjelaskan negara-negara lain telah menerapkan kebijakan yang sama untuk ruas-ruas jalan yang padat.

Di luar negeri, ERP ia sebut berhasil menurunkan tingkat kemacetan. Di sisi lain, penggunaan transportasi umum meningkat dan polusi pun tereduksi.

“Secara teknologi secara umum sudah available (tersedia) di pasar, kita tinggal pilih pendekatannya apa yang akan kita pakai yang paling sesuai dengan kondisi DKI Jakarta,” lontar dia.

Empat Manfaat ERP

ganjil genap Jakarta akan digantikan ERP

ERP, kata Zulkifli, memiliki empat efek positif ketika nantinya diterapkan di Jakarta. Berikut rinciannya:

  • Berpotensi mengurangi kemacetan
  • Memicu perpindahan moda transportasi dari pribadi ke publik, juga meningkatkan pelayanan angkutan massal
  • Mengurangi pelanggaran lalu lintas dan meningkatkan ketertiban masyarakat, sehingga mereduksi birokrasi peradilan hukum terkait hal itu
  • Mengurangi polusi yang bersumber dari gas buang kendaraan bermotor

Mobilovers sendiri bagaimana, setuju atau tidak dengan penerapan ERP di Jakarta pada 2023? [Xan]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar