Ford Patenkan Metode Penghilang Aroma Mobil Baru

Berita Otomotif

Ford Patenkan Metode Penghilang Aroma Mobil Baru

BEIJING – Ford berencana untuk menghilangkan aroma khas mobil baru di Cina karena ternyata banyak orang di Cina tidak menyukainya.

Berdasarkan data dari J.D. Power China Initial Quality Study 2018. Lebih dari 10 persen pengendara mengeluhkan aroma mobil baru. Tak hanya mengeluhkan, tapi mereka bahkan membenci aroma mobil baru.

“Aroma tak sedap di interior kendaraan merupakan salah satu masalah utama di pasar (cina). Bahkan, permasalahan ini hampir dua kali lipat lebih banyak dikeluhkan masyarakat dibandingkan masalah konsumsi bahan bakar kendaraan.

Untuk mengatasi masalah ini, Ford pun akan mematenkan langkah khusus yang dapat mengatasi ini di U.S. Patent and Trademark Office. Aroma mobil kendaraan baru disebabkan oleh senyawa organik yang dilepaskan oleh kulit, plastik, vinyl dan sebagainya pada beberapa bagian kendaraan.

Dalam paten yang diajukan tersebut, Ford menjelaskan bahwa dengan memarkirkan kendaraan di bawah sinar matahari, membuka jendela, menyalakan mesin, heater dan pendingin udara dapat mengurangi aroma tersebut.

“Ketika ‘aroma mobil baru’ menjadi favorit kebayakan konsumen di Amerika Serikat, kami sadar bahwa pelanggan di Cina justru tidak menyukai aroma tersebut. Paten ini adalah hasil dari penelitian kami bertahun-tahun dan hanya satu ide yang kami pertimbangkan untuk digunakam di masa depan,” tutur Debbie Mielewski, Senior Technical Leader in Materials Sustainability Ford.

Sementara itu di Indonesia, aroma mobil baru justru dianggap sebagai salah satu keunggulan. Bahkan, beberapa pecinta mobil tua sering membanggakan kendaraan mereka bila masih memiliki aroma mobil baru. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar