Ford Ganti Rugi Rp 10 M ke Konsumen Gara-gara Transmisi

Berita Otomotif

Ford Ganti Rugi Rp 10 M ke Konsumen Gara-gara Transmisi

BANGKOK – Ford diperintahkan Pengadilan Sipil Bangkok Selatan, Thailand untuk membayar uang ganti rugi dengan nilai total 23 juta baht (Rp 10 miliar) kepada para konsumen mereka karena transmisi cacat produk.

Ford, seperti diwaratakan Bangkok News beberapa waktu lalu, harus membayar 291 konsumen masing-masing sebanyak 20 – 200 ribu baht (Rp 9,15 – 91,5 juta). Ini terjadi karena ratusan orang pemilik Ford Fiesta serta Ford Focus melakukan gugatan kelompok (class action) sejak tahun lalu setelah merasa tak menemukan solusi yang diinginkan ketika problem muncul pada 2014.

Mereka semua mengeluhkan bahwa PowerShift transmission, nama dari girboks enam percepatan dual-clucth semiotomatis hasil hasil pengembangan Ford, memiliki masalah saat dioperasikan dan menuduh pabrikan asal Amerika Serikat ini menjual mobil cacat kepada mereka. Sebenarnya masih ada 12 orang lagi di dalam gugatan, tapi mereka tidak mendapat ganti rugi akibat telah melakukan modifikasi atau tidak melakukan servis di bengkel resmi.

Opas Anantasomboon, Kepala Pengadilan Sipil Bangkok Selatan, menjelaskan bahwa pada 2017 sebanyak 421 pemiliki Fiesta maupun Focus bersepakat mengajukan gugatan hukum kepada Ford karena isu tersebut. Namun, dalam perjalanannya, sebanyak 113 orang di antaranya mundur setelah menerima ‘jalan damai’ dari Ford sebelum sidang dimulai.

Gugatan kelompok sendiri awalnya ditujukan pada Ford Motor Company Thailand, Ford Operations Thailand, Ford Services Thailand, plus Ford Sales and Service Thailand. Akan tetapi, pengadilan memutuskan bahwa hanya Ford Sales and Service Thailand yang terbukti bersalah dan harus memberi kompensasi pada para konsumen karena mereka lah yang bertugas memproduksi dan menjual mobil-mobil tersebut.

Seusai putusan pengadilan, konsumen-konsumen tersebut mengaku senang meski ada beberapa poin tuntutan yang tidak dikabulkan. Misalnya saja adalah tuntutan agar Ford membeli kembali mobil-mobil bermasalah tersebut. Kini mereka sedang berdiskusi apakah bakal melakukan banding atau tidak.

Ford Motor Thailand, melalui keterangan resmi, mengatakan bahwa anak perusahaan mereka yakni Ford Sales and Service Thailand hormat serta akan melaksanakan putusan pengadilan. Di sisi lain, mereka menjelaskan bahwa kecacatan pada transmisi tidak berpotensi membahayakan keselamatan penumpang di kabin.

Ford mengaku memang memiliki isu pada transmisi untuk Fiesta dan Focus tahun produksi 2010 – 2012. Akan tetapi, masalah itu telah berhasil diselesaikan untuk Fiesta maupun Focus yang dirakit mulai 2013. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support