Ekspor Chevrolet Captiva Buatan Pabrik Wuling Cikarang Capai 2.000 Unit

Berita Otomotif

Ekspor Chevrolet Captiva Buatan Pabrik Wuling Cikarang Capai 2.000 Unit

JAKARTA – Ekspor unit utuh (Completely Built-Up/CBU) Chevrolet Captiva hasil rakitan pabrik Wuling Cikarang, Bekasi mencapai lebih dari 2.000 unit dalam tiga bulan.

Seperti diketahui, Wuling merupakan pabrikan China yang sahamnya turut dimiliki oleh General Motors (GM) asal Amerika Serikat. Oleh karena itu, keduanya bisa berbagi platform kendaraan maupun melakukan produksi bersama.

Salah satu model yang berbagi platform adalah Almaz dengan Captiva generasi terbaru. Kedua pabrikan pun memutuskan Indonesia, khususnya pabrik Wuling di Cikarang, sebagai salah satu basis ekspor Captiva.

Ekspor Captiva ‘berdarah China – Indonesia’ ini dimulai sejak September 2019. Ada tiga negara tujuan di awal yaitu Thailand, Brunei Darussalam, serta Kepulauan Fiji.

Lebih lanjut, berdasarkan data ekspor resmi Wuling yang diterima Mobil123.com pada akhir pekan ini, pengapalan sport utility vehicle (SUV) tersebut sudah berjumlah 2.099 unit selama tiga bulan. Rata-rata jumlah unit yang dikirim per bulan mencapai hampir 700 unit.

Pada bulan pertama yaitu September, pengapalan berjumlah 770 unit. Volume meningkat sedikit sebulan setelahnya menjadi 724 unit. Akan tetapi, pada November, jumlahnya turun menjadi 605 unit.

Di Indonesia, Almaz mulai dijual pada awal 2019. Awalnya, hanya satu tipe yang hadir yaitu lima penumpang bertransmisi CVT.

Pada akhir Juli 2019, tepatnya dalam Gaikindo Indonesia International Auto Show (GIIAS) di Serpong, Tangerang, Wuling merilis tipe-tipe berkapasitas tujuh penumpang dengan fitur voice command canggih berbahasa Indonesia. Ada yang bertransmisi manual maupun CVT.

Voice command bernama WIND (Wuling Indonesian Command) tersebut menjadi fitur standar baru untuk semua tipe. Para pemilik Almaz lima penumpang yang lama bisa melakukan peningkatan sistem peranti lunak secara gratis di bengkel resmi Wuling.

Adapun Captiva generasi terbaru tidak dijual di Indonesia. Malahan, Chevrolet secara resmi mengumumkan pergi dari pasar Indonesia efektif mulai Maret 2020.

Akan tetapi, mereka berjanji tetap meneruskan layanan purnajual di Tanah Air bagi seluruh konsumen. Detail layanan purnajual Chevrolet dapat dilihat di tautan ini. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support