Efek Insentif PPnBM ke 7 Merek Mobil, Siapa Paling Tokcer?

Berita Otomotif

Efek Insentif PPnBM ke 7 Merek Mobil, Siapa Paling Tokcer?

JAKARTA – Efek insentif Pajak Penjualan Barang Mewah (PPnBM) mobil baru paling besar pengaruhnya kepada penjualan Toyota dibandingkan enam merek lainnya, jika melihat dari sisi retail.

Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan penjualan retail (distribusi dealer ke konsumen) Toyota pada Maret 2021 meroket 110,9 persen, dibandingkan sebulan sebelumnya. Volume penjualan mereka meningkat dari 12.537 unit menjadi 26.445 unit.

Pertumbuhan tersebut adalah yang tertinggi dibandingkan enam merek mobil lain yang menikmati kebijakan sama. Tak hanya itu, Toyota—seperti biasa—juga memuncaki daftar merek mobil dengan penjualan terbanyak di Indonesia baik pada Maret maupun pada kuartal satu 2021.

dealer Toyota

Selanjutnya, jika melihat dari sisi pertumbuhan penjualan, Wuling menjadi yang terbaik kedua karena penjualan mereka melesat 106,5 persen pada Maret ketimbang Februari, menjadi 1.778 unit. Akan tetapi, kalau dilihat secara besaran volume, Daihatsu tetap merek terlaris kedua dari seluruh merek mobil di Indonesia meski pertumbuhan mereka ‘hanya’ 47 persen pada Maret, menjadi 12.368 unit.

Sekadar mengingatkan, ada tujuh merek mobil yang berhak mendapatkan insentif PPnBM demi menurunkan harga jual mobil di tengah pandemi virus Corona (Covid-19) mulai Maret kemarin. Selain Toyota, ada Daihatsu, Honda, Mitsubishi Motors, Suzuki, Wuling, serta Nissan.

Insentif itu awalnya hanya untuk mobil – mobil rakitan lokal 1.500 cc ke bawah dengan beberapa persyaratan yang lain. Akan tetapi, mulai April ini, stimulus untuk menurunkan harga jual mobil di tengah pandemi virus Corona Covid-19 itu diperluas hingga ke mobil – mobil rakitan dalam negeri 1.501 – 2.500 cc dengan persyaratan maupun besaran insentif berbeda. [Xan]

Berikut rincian performa penjualan retail 7 merek mobil pada Maret 2021 setelah mendapat insentif PPnBM, diurutkan berdasarkan ranking total volume mereka di data Gaikindo:

  • Toyota tumbuh 110,9 persen dibanding Februari menjadi ke 26.445 unit (kuartal I 54.274 unit, turun 18,5 persen year to date/ytd, peringkat 1)
  • Daihatsu tumbuh 47 persen dibanding Februari menjadi 12.368 unit (kuartal I 30.310 unit, turun 22,7 persen ytd, peringkat 2)
  • Honda tumbuh 67 persen dibanding Februari menjadi 10.048 unit (kuartal I 23.134 unit, turun 34,2 persen, peringkat 3)
  • Mitsubishi Motors tumbuh 51,5 persen dibanding Februari menjadi 8.848 unit (kuartal I 21.384 unit, turun 3,1 persen, peringkat 4)
  • Suzuki tumbuh 59,4 persen dibanding Februari menjadi 8.179 unit (kuartal I 19.503 unit, turun 23,3 persen, peringkat 5)
  • Wuling tumbuh 106,5 persen dibanding Februari menjadi 1.778 unit (kuartal I 3.649 unit, turun 6,2 persen, peringkat 9)
  • Nissan tumbuh 0,3 persen dibanding Februari menjadi 988 unit (kuartal I 3.107 unit, tumbuh 41 persen, peringkat 10)



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar