Ditanya Soal Esemka Bima, Suzuki: Informasi yang Kami Dapat Sedikit

Berita Otomotif

Ditanya Soal Esemka Bima, Suzuki: Informasi yang Kami Dapat Sedikit

TANGERANG - Suzuki memilih tidak banyak berkomentar ketika ditanyakan pendapat mereka soal Esemka Bima.

Seperti diketahui, Esemka, merek mobil asal Surakarta, Jawa Tengah, akhirnya mempublikasikan diri pada awal September dengan meresmikan pabrik di Boyolali, Jawa Tengah serta meluncurkan Bima 1.2 dan Bima 1.3 seharga mulai Rp 99 juta off-the-road. Keduanya adalah pikap kecil yang bersaing dengan Suzuki Carry sebagai pemimpin di segmennya dan juga Daihatsu Gran Max.

Namun, Donny Saputra selaku Direktur Pemasaran 4W PT. Suzuki Indomobil Sales (SIS), mengaku belum bisa berpendapat banyak mengenai Esemka. Soalnya, pengetahuan dia mengenai Esemka cuma sebatas yang ia baca di berita-berita saja.

“Informasi yang saya dapatkan sebatas yang saya baca di media massa. Kalau kita bicara industri otomotif itu, kan, harus bicara semuanya. Jadi saya belum bisa berkomentar. Saya bisa komentar kalau pricing, segmentasi, target, jaringan sudah ada semuanya,” ucap dia di sela-sela Test Drive Suzuki Jimny generasi keempat beberapa waktu lalu di Serpong, Tangerang.

Sebagai informasi, Esemka sejauh ini memang tidak terlalu banyak memberitahukan tentang diri mereka. Pada awal meluncurkan mobil, internal PT. Solo Manufaktur Kreasi (SMK) pun hanya memberikan informasi resmi kepada sedikit media massa arus utama yang mereka pilih.

Berdasarkan penelusuran dari berbagai sumber, yang sudah diketahui sejauh ini tentang mereka antara lain adalah pabrik Boyolali berkapasitas total 12 ribu unit setahun. Pada tahun ini, mereka merencanakan produksi 3.500 unit terlebih dahulu.

Sebagian masyarakat mencurigai Bima adalah versi ganti logo dari mobil China Changan Star Truck antara lain karena mesin keduanya yang sama persis. Esemka sama sekali belum berkomentar dan Kementerian Perindustrian pernah berjanji mempertemukan para eksekutif mereka dengan media massa. Akan tetapi janji itu belum terealisasi hingga kini.

Beberapa institusi pemerintahan sudah membelinya yaitu Pemerintah Provinsi Bengkulu serta Tentara Nasional Indonesia Angkatan Udara (TNI AU). Soal jaringan, pada awal Oktober baru ada kabar dari Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) bahwa mereka akan menjadi distributor.

Mulai November, Dewan Usaha Kecil Menengah (UKM) Indonesia juga bakal menjualnya. Bima yang mereka tawarkan kelak dibuatkan karoseri berbentuk mobil toko dengan nama Mur@ alias Mobil Usaha Rakyat. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support