Disebut Sebagai Merek Ban Mahal, Ini Jawaban Michelin

Berita Otomotif

Disebut Sebagai Merek Ban Mahal, Ini Jawaban Michelin

JAKARTA – Michelin mengakui bahwa mereka adalah merek ban mahal. Akan tetapi, mereka mengklaim bahwa konsumen akan mendapatkan kualitas produk yang sesuai dengan harga.

Michelin, di mata konsumen Indonesia, masih dilihat sebagai produk ban berbanderol lebih tinggi daripada para kompetitor. Hal ini pun diakui oleh sang produsen.

“Memang, Michelin dikenal ban mahal. Betul,” tegas Mochammad Fachrul Rozi, Customer Engineering Support Michelin Indonesia dalam konferensi pers virtual Michelin Safe Mobility 2020 baru – baru ini.

Anggapan mahal ini, menurut dia, khususnya ada di konsumen – konsumen yang masih sangat beriorientasi dengan harga. Di sisi lain, ada konsumen yang berorientasi pada nilai (value oriented).


“Ibarat gunung es, yang dilihat permukaannya saja. Konsumen hanya melihat harganya saja. Padahal di bawah ‘gunung es’ itu ada nilai – nilai yang tak pernah mereka pikirkan. Kami memberi keamanan, kenyamanan, servis, dan handling (pada kendaraan). Piece of mind,” papar dia.

Menurut Rozi, hanya Michelin merek ban yang berani memberikan garansi produk 6 tahun di Indonesia. Mereka berani menjamin ban dari adanya kerusakan akibat kecacatan produksi atau bahan material. Garansi tidak mencakup kerusakan akibat insiden atau kecelakaan di jalan raya.

“Beli di mana, datangi toko, pasti ada rekam jejaknya dan akan diurus untuk garansi kalau memang ada factory defect yang kecil sekali kemungkinannya. Bahkan bisa saya katakan, kemungkinannya nol koma sekian persen,” akunya.

Cara Michelin Yakinkan Konsumen

Anggapan sebagai ban mahal ini tetap harus diatasi. Cara Michelin adalah dengan meminta para tenaga penjual di toko – toko rekanan mereka untuk langsung memperbandingkan ban mereka dengan produk dari merek pesaing.

“Biasanya kami ambil head to head bannya, yang ukurannya sama. Jejerkan ban. Pada dasarnya, dari fisik sudah beda. Tampilan karet beda. Ketika sekali mencoba, mereka akan merasa tak perlu ganti dengan merek lain,” klaim Rozi.

Cara ini, sebut Rozi, cukup berhasil. Ini dapat dilihat dari pangsa pasar mereka di pasar ban nasional.

“Pangsa pasar kami naik terus, kok,” klaim Rozi. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar