DFSK Glory 560 Rayakan Kemerdekaan Dengan Konvoi ke Sukabumi

Berita Otomotif

DFSK Glory 560 Rayakan Kemerdekaan Dengan Konvoi ke Sukabumi

JAKARTA – DFSK merayakan hari kemerdekaan Indonesia dengan menggelar konvoi menggunakan DFSK Glory 560.

Dalam acara ini, sedikitnya ada 17 unit DFSK Glory 560 yang digunakan untuk menuju Sukabumi, Jawa Barat. Dipilihnya Sukabumi sebagai kota tujuan adalah untuk membuktikan ketangguhan kendaraan dalam menempuh kondisi jalan yang menanjak.

“Di sini, selain merayakan Hari Kemerdekaan, peserta juga bisa merasakan ketangguhan serta kerseruan mengendarai DFSK Glory 560 dari jakarta menuju Sukabumi,” ungkap Alex Pan, Sales and Marketing Director of Sales Centre PT Sokonindo Automobile.

DFSK Glory 560 pertama kali diluncurkan pada ajang Indonesia International Motor Show (IIMS) 2019. Di ajang tersebut, DFSK Glroy 560 pun langsung mendapatkan apresiasi mulai dari Best Low SUV dan Most Tested Choice Car.

Secara umum, DFSK memberikan garis pada sisi kendaraan yang membentuk lekukan untuk memberikan kesan sporty. Selain itu, mereka juga menyematkan sporty wings - shaped  grille dengan krom bernuansa agresif yang memaksimalkan aliran udara masuk ke ruang mesin. Guna memberikan kesan modern, DFSK Glory 560 pun sudah menggunakan lampu utama model hawk-eye dengan LED Daytime Running Light.

Masuk ke dalam kabin, DFSK Glory 560 telah menggunakan material soft touch untuk memastikan kenyamanan. Sementara pada bagian dashboard, desainnya dibuat ergonomis untuk sopir dan penumpang depan.

Beragam fitur juga sudah disematkan oleh DFSK. Salah satunya adalah layar sentuh 8 inci yang sudah dilengkapi dengan Radio, sambungan Bluetooth, GPS Navigation, Mirroring Smartphone (iOS dan Android), serta kamera belakang untuk memudahkan parkir. DFSK Glory 560 pun sudah menggunakan intelligent key yang dipadukan start/stop button.

Pada bagian mesin, DFSK Glory 560 sudah didukung oleh mesin 1.500 cc berteknologi Turbocharger dengan tenaga 148 hp di putaran 5.600 rpm dan torsi 230 Nm di rentang putaran 1.800 - 4.000 rpm. Mesin tersebut diklaim cukup untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Indonesia. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar