Penjualan Datsun Cross Masih Belum Sesuai Target

Berita Otomotif

Penjualan Datsun Cross Masih Belum Sesuai Target

JAKARTA – Datsun mengakui bahwa Cross membutuhkan waktu untuk berkembang di pasar Indonesia, sehubungan dengan penjualannya yang masih amat labil di awal-awal kehadirannya.

Performa mobil yang diluncurkan pada 18 Januari di Indonesia itu memang masih sangat fluktuatif di pasar. Data wholesales Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) menunjukkan distribusi Cross dari pabrikan ke jaringan dealer mencapai 2.223 unit pada Maret, kemudian menurun jauh menjadi 13 unit pada April.

Head of Datsun Indonesia Masamoto Nakamura tak membantah fakta mengenai jomplangnya penjualan Cross. Ia menjelaskan bahwa tantangan utama mereka adalah mencoba menarik konsumen baru. Pasalnya, citra merek Datsun sudah amat lekat sebagai merek mobil murah di segmen low cost green car (LCGC).

“Datsun mulai di Indonesia dari segmen low cost green car (LCGC) dan Cross ini ada di atas segmen itu, katakan lah selevel dengan B-segment hatchback atau crossover,” ujarnya dalam wawancara dengan media massa, termasuk Mobil123.com, belum lama ini di Jakarta.

Sebagai informasi, Datsun dihidupkan kembali oleh Nissan pada 2013 dan merek ini resmi masuk ke Indonesia pada 2014. Dalam satu tahun, mereka meluncurkan hatchback Go Panca serta multi purpose vehicle (MPV) Go+ Panca yang bahu-membahu bertarung di segmen LCGC yang mendapat insentif pajak dengan syarat soal lokalisasi produksi, tingkat komponen lokal, hingga konsumsi bahan bakar minimal.

Butuh empat tahun sebelum akhirnya Datsun memperkenalkan model ketiga mereka yaitu Cross. Cross menjadi model non-LCGC pertama Datsun dengan harga on-the-road Jakarta (OTR) Rp163 juta untuk transmisi manual serta Rp175 juta bagi transmisi otomatis X-Tronic CVT. Kendaraan satu ini diandalkan untuk mengubah citra merek Datsun di Tanah Air.

“Kami mencoba menarik konsumen baru. Berbicara situasi sekarang, jika melihat data dan survei, kami sudah bisa mendapatkannya. Tapi, di saat bersamaan, ini berhubungan dengan pemosisian merek kami karena itu butuh waktu,” ucap Nakamura lagi.

Presiden Direktur PT. Nissan Motor Indonesia (NMI) Eiichi Koito mengatakan peningkatan transaksi jual-beli Datsun dan Nissan pada umumnya di pasar Indonesia tak hanya berkaitan dengan produk. Dibutuhkan pula penguatan jaringan penjualan dan purnajual juga dan itu butuh waktu.

”Jadi, kami tak bisa ubah segalanya esok hari. Tapi, kami sudah pastikan kami akan agresif meluncurkan produk, membangun jaringan, dan kepuasasn konsumen. Semuanya ini adalah rencana jangka menengah kami,” tutup Koito. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual