Datsun 7 Days Challenge: Budaya Menjadi Sandungan Tim

Berita Otomotif

Datsun 7 Days Challenge: Budaya Menjadi Sandungan Tim

SOLO – Tim ‘Datsun 7 Days Challenge’ telah tiba di kota Solo atau Surakarta pagi hari. Perjalanan yang ditempuh selama 4 jam dari kota Semarang ini semakin menunjukkan ketangguhan mesin Datsun Go Panca dan Datsun Go+ Panca.

“Perjalanan terbilang lancar dan kami dapat memaksimalkan kecepatan agar dapat tiba di kota Solo pagi hari. Seperti yang kita tahu, Solo memiliki daya tarik tersendiri khususnya dalam hal budaya untuk dapat kita eksplorasi lebih dalam,” ungkap Muhammad Ikhsan, Team Leader Datsun 7 Days Challenge.

Salah satu budaya menarik di sini adalah tata cara bertanya tentang jalan pada seseorang. Kegiatan ini masih sangat umum dilakukan oleh masyarakat mengingat meski ada teknologi GPS, namun petanya belum tentu sesuai dengan kebutuhan.

Adab penduduk di kebanyakan wilayah Jawa di jalan ternyata sedikit bersinggungan dengan program yang saat ini kami lakukan. Seperti yang diungkapkan seorang pria yang kami temui saat beristirahat di muka Kraton Solo. Percakapan dimulai saat ia seperti keheranan saat kami semua sarapan di kedai soto namun mesin mobil tidak dimatikan

"Mas, kalau nanti bertanya pas perjalanan, sebaiknya mesin mobil dimatikan dan turun dari mobil. Soalnya jika mesin tetap hidup dan tidak turun dari mobil saat bertanya itu dianggap tidak sopan," ungkapnya. 

Ia kemudian berseloroh, kalau hal tersebut kita abaikan bisa saja kita semua ditunjukkan jalan yang salah. "Bisa-bisa mas semua nyasar, tidak sampai ke tempat tujuan," jawabnya sambil tertawa.

Kami pun menyambut dengan tawa sambil kemudian memikirkan strategi. Karena mematikan mesin adalah hal yang betentangan dengan program Datsun 7 Days Challenge. Kami hanya boleh mematikan mesin saat mengisi bahan bakar minyak (BBM) demi keselamatan,

“Karena itulah kami harus bertanya dengan memarkirkan kendaraan agak jauh baru bertanya kepada orang agar tidak tersesat. Dan itu memang sangat efektif jika dibanding mengandalkan GPS yang belum tentu sesuai dengan kenyataan di lapangan,” tutup Ikhsan. [Adi/Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual