Daihatsu Tambahkan APAR untuk Mobil Produksi 2021

Berita Otomotif

Daihatsu Tambahkan APAR untuk Mobil Produksi 2021

JAKARTA – PT Astra Daihatsu Motor (ADM) menegaskan bahwa seluruh mobil produksi 2021 sudah dilengkapi dengan Alat Pemadam Api Ringan (APAR).

Hal ini disampailan oleh Amelia Tjandra, Direktur Pemasaran PT ADM pada Mobil123 siang hari tadi. Dengan demikian maka artinya seluruh line up Daihatsu 2021 sudah memenuhi aturan dari Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 yang mewajibkan kendaraan bermotor kategori tertentu dilengkapi dengan APAR.

“Semua unit Daihatsu produksi 2021 sudah dilengkapi dengan APAR, sehingga pelanggan tidak perlu lagi untuk membeli APAR di luar,” terangnya.

Sayangnya, kelengkapan APAR tersebut hanya tersedia pada model-model keluaran 2021 saja. untuk kendaraan lama, pelanggan tetap harus mencari sendiri karena ADM tidak menjual APAR di dealer-dealer resmi.

“Tidak ada penjualan di dealer untuk APAR,” tambahnya kemudian.

Meski merupakan kelengkapan baru, Amelia Tjandra menegaskan bahwa pihaknya belum berencana untuk memberikan pelatihan cara menggunakan APAR kepada komunitas Daihatsu. Hal ini dikarenakan APAR yang disematkan pada mobil-mobil Daihatsu terbilang sudah umum digunakan.

“Tidak ada pelatihan khusus karena pemakaiannya masih biasa seperti APAR lainnya,” tegasnya pada Mobil123.

Banyaknya jumlah kendaraan yang terbakar membuat Pemerintah semakin ketat dalam mengatur kendaraan. Salah satunya adalah melalui Peraturan Direktur Jendral Perhubungan Darat Nomor: KP.972/AJ.502/DRJD/2020 yang mewajibkan kendaraan dilengkapi dengan APAR.

Pada pasal 2 ayat disebutkan bahwa Kendaraan bermotor untuk kategori M1, N1, N2, N3, O1, 02, 03, dan 04 untuk mobil penumpang, mobil barang landasan mobil penumpang, dan landasan mobil barang wajib dilengkapi fasilitas tanggap darurat berupa alat pemadam api ringan.

Penyebab Kebakaran Pada Mobil

Kendaraan terbakar
Ada banyak faktor yang dapat menyebabkan mobil terbakar. Namun Thayne Finsenda Lika, Owner Dokter Mobil mengatakan bahwa kebakaran pada mobil umumnya disebabkan oleh adanya kerusakan jariangan listrik.

 “Biasanya mobil terbakar disebabkan oleh adanya jaringan kelistrikan yang tidak dipasang dengan benar. Akibatnya terjadi konsleting dan membakar peredam kemudian merembet ke tempat lain. Oleh karena itu, api sulit dipadamkan karena accu masih terpasang ke jaringan kabel,” terangnya pada Mobil123

Tak hanya memperhatikan cara pemasangan, Ia juga menyarankan kepada pemilik kendaraan untuk berhati-hati dengan usia kabel. Ada kemungkinan kabel yang sudah tua kualitasnya menurun sehingga berpotensi mengalami kerusakan dan membakar kendaraan.

Usia kabel biasanya berkisar 5 tahun. Untuk itu, kendaraan yang sudah berusia 5 tahun ke atas sebaiknya diperiksa kembali kelistrikannya. Hal ini penting untuk menghindari terjadinya kasus mobil terbakar. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar