Daihatsu Ogah Tebar Promo Penjualan di Masa Pandemi Corona karena Percuma

Berita Otomotif

Daihatsu Ogah Tebar Promo Penjualan di Masa Pandemi Corona karena Percuma

JAKARTA – Daihatsu mengaku tak mau jor-joran menebar program promosi penjualan, ketika pasar mobil sedang menurun gara-gara pandemi virus Corona (Covid-19). Hal tersebut dinilai percuma dan mereka lebih memilih strategi lain.

Seperti diberitakan sebelumnya, penjualan mobil Indonesia pada Maret 2020 turun sekitar 22 persen jika dibandingkan sebulan sebelumnya karena pandemi virus Corona. Target penjualan mobil tahun ini pun sudah direvisi menjadi hanya 600 ribu unit atau turun 40 persen jika dibandingkan capaian 2019.

Biasanya, di masa-masa sulit, program promosi penjualan menjadi senjata. Namun, Daihatsu tak mau melakukannya di masa pandemi ini.

“Kami tak mau jor-joran lakukan aktivasi atau program promosi penjualan karena percuma. Di kondisi darurat seperti ini, orang-orang lebih memprioritaskan kesehatan,” ucap Amelia Tjandra selaku Corporate Planning and Communication Director PT. Astra Daihatsu Motor (AM) dalam konferensi video beberapa waktu lalu.

Meski begitu, Daihatsu tetap putar otak mencari solusi dari situasi serba sulit sekarang ini. Cara lain akhirnya mereka tempuh.

Pertama adalah memfokuskan diri pada promosi dan penjualan secara digital, antara lain melalui aplikasi smartphone Daihatsu. Semua proses bisa dilakukan secara digital memanfaatkan rantai bisnis Grup Astra yang juga sudah siap, termasuk juga aplikasi kredit dan pembayarannya. Tatap muka tetap terjadi sekali yaitu saat proses penyerahan unit.

Strategi lain adalah fokus ke area luar Pulau Jawa. Pulau – pulau tersebut, menurut Amelia, belum terlalu terdampak oleh pandemi virus Corona.

“Virus Corona, kan, banyak di Jakarta dan di Pulau Jawa. Di luar itu, ekonomi belum terlalu terpengaruh. Kami fokus pada daerah-daerah yang belum terlalu terpengaruh itu. Untuk di Jakarta, yang kami lakukan adalah tinggal melakukan follow up, mereka mau atau tidak (membeli mobil),” papar dia.

Amelia mengklaim penurunan penjualan Daihatsu pada Maret kemarin mencapai 20 persen jika dikomparasikan dengan sebulan sebelumnya. Penurunan transaksi jual – beli merek asal Jepang tersebut, karena itu, masih di bawah penurunan pasar mobil nasional.

Dia menegaskan target Daihatsu pada 2020 tetaplah meraih 17 persen dari pasar roda empat Indonesia. Hanya saja, karena ada revisi volume penjualan pasar mobil Tanah Air sebanyak 40 persen, Daihatsu pun merevisinya sebesar itu. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar