Daihatsu Astec Open 2019 Sambangi Kota Bandung

Berita Otomotif

Daihatsu Astec Open 2019 Sambangi Kota Bandung

BANDUNG - Daihatsu Astec Open 2019 akan dilangsungkan di Kota Bandung, Jawa Barat.

Bandung merupakan kota ketiga setelah sebelumnya berhasil dilangsungkan di Medan dan Balikpapan. Pertandingan akan dilangsungkan di Gelanggang Olah Raga Universitas Pendidikan Indonesia pada 1 – 6 Juli 2019.

Diharapkan dengan adanya turnamen ini dapat memperbesar peluang para atlit untuk masuk seleksi Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas). Selain itu, mereka juga memiliki peluang untuk meraih score atau poin resmi lebih tinggi yang terdaftar dan diakui oleh Badminton World Federation (BWF).

Selanjutnya, turnamen Daihatsu Astec Open 2019  juga siap sambangi Yogyakarta (20-24 Agustus), Makassar (10-14 September), Surabaya (8-12 Oktober), dan final di Jakarta (4-9 November). Turnamen Daihatsu Astec Open 2019 dibagi menjadi beberapa kategori berdasarkan umur, dimulai dari U-13, U-15, U-17, U-19, Dewasa dan Veteran.

“Semoga dengan turnamen ini, semakin memotivasi dan melahirkan bibit-bibit muda bulutangkis dari berbagai daerah di Indonesia, khususnya Bandung serta berkontribusi pada kemajuan bulutangkis Indonesia hingga ke ajang kompetisi tingkat dunia,” ungkap Rudy Ardiman, Domestic Marketing Division Head PT Astra Daihatsu Motor (ADM).

Daihatsu telah bekerjasama dengan Alan & Susy Technology (ASTEC) untuk menggelar turnamen bulutangkis sejak tahun 2016. Ketika itu, turnamen masih sebatas tingkat nasional dan bertujuan untuk mencari atlet muda bulutangkis.

Belakangan, Daihatsu Astec Open ‘naik kelas’ menjadi turnamen internaisonal yang diakui oleh Badminton Asia Confederation (BAC). Dengan status baru tersebut maka turnamen ini akan diikuti oleh pemain dari luar negeri dan mereka berhak untuk mendapat poin international. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar