Cover Plastik Sederhana untuk Pengemudi ini Bisa Tekan Risiko Penularan Covid-19

Berita Otomotif

Cover Plastik Sederhana untuk Pengemudi ini Bisa Tekan Risiko Penularan Covid-19

AUCKLAND - Cover plastik ini diciptakan agar pengemudi dan penumpang mobil tidak mudah tertular Covid-19.

Wabah Corona dengan penyakit bernama Covid-19 sedang melanda dunia, membuat aktivitas seluruh umat manusia tergangu. Social distancing menjadi salah satu cara untuk memutus mata rantai penyebaran.

Namun demikian banyak orang yang tetap harus melakukan aktivitas di tengah pandemi ini, salah satunya tetap menggunakan mobil. RVE Vehicle Enhancement, rumah modifikasi asal Auckland, New Zeland yang fokus di bidang interior menciptakan inovasi berupa cover plastik untuk pengemudi demi menekan risiko penularan Covid-19.

Cover ini disebut sebagai automotive PPE (Personal Protective Equipment) atau alat perlindungan diri terbuat dari bahan PVC (Polivinil Klorida) atau material plastik yang umum digunakan untuk pakaian, perpipaan, atap dan insulasi kabel listrik. RVE sendiri merancang automotive PPE khusus untuk kendaraan bisnis, taksi hingga layanan darurat.

Dengan alat ini sendiri punya fungsi sederhana yang sangat simple yakni untuk menghindari kontak langsung antar pengemudi dan penumpang. Plastik transparan yang mengelilingi pengemudi tentu pilihan praktis tanpa perlu membuat kompartemen terpisah.

Jim Stanners,  Business Development Director RVE mengatakan bahwa ide ini tercipta karena kekhawatiran penyebaran virus Corona. Dan ini merupakan peluang pasar karena belum ada yang membuat alat sejenis automotive PPE sebelumnya.

"Tujuannya tentu agar pengemudi dan penumpang terlindungi. Dalam aktivitas di mobil, mereka tidak harus memakai topeng dan tentu masih bisa berkomunikasi dan berinteraksi seperti biasa,"  kata Stanners.

Lebih lanjut, prototipe automotive PPE dibuat untuk Ford Ranger dan Hyundai iLoad van. Plastik PVC yang digunakan tampak tidak terlalu tebal dan menempel mengelilingi kursi.

Alat ini juga dilengkapi dengan tarikan quick release untuk kendaraan darurat agar tidak menjadi penghalang akses keluar-masuk saat kondisi darurat. Dan RVE memastikan automotive PPE mudah untuk diaplikasikan.

"Alat ini dibuat untuk versi posisi stir kiri serta kanan. Dan tidak diragukan lagi ini akan memberikan bisnis hebat dalam perjuangan global kita melawan pandemi Corona," tambah Stanners.

RVE sendiri menjual automotive PPE dengan harga sekitar Rp 7 juta. Dan harga tersebut belum termasuk ongkos kirim.

Mudah-mudahan apa yang dilakukan RVE bisa menginspirasi kita di Indonesia. Jika bisa dibuat secara lokal tentu harganya akan lebih terjangkau, dan tentu bisa digunakan khususnya untuk taksi reguler maupun taksi online demi meminimalisir risiko penularan Covid-19. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar