Kenali Ciri-ciri Mobil Anda Sedang Dikerjai Oknum Montir Nakal

Panduan Pembeli

Kenali Ciri-ciri Mobil Anda Sedang Dikerjai Oknum Montir Nakal

Merawat mobil tidak hanya sebatas membawanya ke bengkel, tapi juga harus pintar dalam memilih bengkel, jika salah pilih tidak menutup kemungkinan Anda akan dikerjai oleh oknum montir nakal.

Belakangan ini, bengkel umum khusus mobil semakin banyak jumlahnya dengan kualitas yang tidak jauh berbeda dengan bengkel resmi. Tentu ini akan menambah pilihan, khususnya bagi pemilik mobil berusia tua.

Hal ini wajar, karena mobil berusia tua sudah tidak lagi memiliki voucher gratis biaya jasa perawatan seperti mobil baru. Terlebih, biaya perawatan di bengkel resmi relatif lebh tinggi sehingga memberatkan pelanggan.

Kondisi tersebut berbanding terbalik dengan bengkel umum. Biasanya, biaya perawatan kendaraan di bengkel umum cenderung lebih murah, sehingga disukai oleh para pemilik mobil tua.

Namun sebenarnya, kenyataan terkadang tidak seindah itu. Pasalnya ada banyak bengkel dan montir yang sering kali melakukan penggantian sparepart dengan beragam alasan agar mendapatkan keuntungan lebih. Tentunya ini akan merugikan konsumen yang sebenarnya ingin mendapatkan biaya perawatan lebih murah.

Ada beragam cara yang dilakukan untuk membuat pemilik kendaraan merogoh kocek lebih dalam dibandingkan seharusnya.

Untuk menghindari hal tersebut, ada baiknya kenali ciri-ciri atau tanda mobil Anda sedang dikerjai oknum montir nakal. 

Tak Ada Penjelasan Rinci

Ciri-ciri Mobil Anda Sedang Dikerjai Oleh Montir

Bila ada perbaikan, maka sejatinya ada kerusakan sebelumnya. Kerusakan tersebut seharusnya disampaikan kepada pemilik mobil terlebih dahulu secara detail.

Namun, apabila mereka langsung mengerjakan perbaikan dan mengganti sparepart tanpa melakukan konsultasi terlebih dahulu kepada pelanggan maka hal ini patut dicurigai. Terlebih bila sparepart yang diganti tidak ditunjukkan kepada pelanggan. Hal ini berpotensi bahwa, mereka-berpura-pura telah melakukan penggantian part.

Disebut Rusak Parah

Sebuah mobil bila mengalami kerusakan parah tentunya bisa langsung dirasakan oleh pengemudi dan akan disampaikan sebagai keluhan. Namun bila itu tidak dirasakan oleh pengemudi dan montir mengatakan ada kerusakan parah tentunya akan menjadi sebuah pertanyaan.

Biasanya penyataan “rusak parah” akan selalu digunakan oleh para montir agar pemilik kendaraan merasa khawatir terhadap kondisi mobilnya. Dengan demikian, mereka akan lebih mudah merayu pemilik mobil untuk mengganti sparepart-nya.

Sebenarnya, hal ini kecil untuk terjadi bila pemilik kendaraan yakin betul bahwa kondisi kendarannya memang prima. Disamping itu, bila pemilik kendaraaan memang rutin melakukan perawatan berlaka, sebenarnya part yang sudah rusak akan lebih mudah diprediksi.

Mengganti Part yang Tidak Diperlukan

Melakukan pebaikan kendaraan, khususnya melakukan penggantian part memang harus sedikit lebih berhati-hati, terutama di bengkel tidak resmi. Karena sering kali mereka juga mengganti part-part yang tidak perlu diganti.

Misalkan saja, ingin mengganti kampas rem, tapi montir mengatakan untuk melakukan beberapa pemeriksaan lain. Setelah itu, mereka akan mencoba menawarkan untuk melakukan penggantian part, karena beberapa alasan seperti ‘nanggung sudah dibongkar’.

Kalau sudah seperti ini maka bukan tidak mungkin biaya perbaikan nantinya akan semakin membengkak.

Asal Bongkar dan Pasang Part Tanpa Persetujuan

Ada pula montir di bengkel yang langsung melakukan penggantian part tanpa persetujuan dari pemilik kendaraan. Hal ini tentunya sangat merugikan, karena belum tentu pemilik kendaraan setuju dengan apa yang dilakukan. Namun, karena part sudah terlanjur dipasang, maka mau tidak mau harus membayar.

Kondisi ini akan semakin diperparah bila ternyata part yang diganti jumlahnya cukup banyak. Tentunya ini akan semakin merugikan pemilik kendaraan, karena biaya perbaikan akan menjadi membengkak dibandingkan seharusnya.

Merekomendasikan Sparepart Berkualitas Rendah

Di Indonesia ada banyak sparepart yang dijual dengan kualitas berbeda-beda. Kualitas teraman tentunya adalah genuine parts.

Sayangnya, sparepart tersebut umumnya dibanderol dengan harga yang cukup tinggi dan membuat pemilik kendaraan ragu.

Namun, ada juga beberapa parts kendaraan yang kualitasnya bagus dengan harga bersaing. Biasanya part tersebut diproduksi oleh perusahaan yang sama dengan genuine hanya saja dengan merek berbeda. Umumnya harga dari part tersebut memiliki harga yang lebih rendah.

Walau harga lebih rendah dengan kualitas baik, banyak orang yang masih merasa bahwa part-part tersebut masih mahal. Oleh karena itu dipasaran pun banyak sparepart imitasi yang dibuat agar menyerupai dengan genuine. Tentunya part-part ini sebenarnya tidak direkomendasikan karena dikhawatirkan akan merusak mobil.

Meski demkian harga yang lebih murah tentunya menjadi sesuatu yang menarik perhatian.

Nah, pada beberapa bengkel, part-part inilah yang akan ditawarkan oleh konsumen. Karena harganya terbilang murah sehingga akan memudahkan mereka untuk menawarkan kepada konsumen.

Cara Memilih Bengkel

Untuk menghindari itu semua, tidak ada salahnya untuk mempelajari lagi bengkel-bengkel yang seharusnya menjadi pilihan. Tentunya dengan memilih bengkel yang baik, risiko mendapatkan kerugian karena mobil diakali akan menjadi jauh lebih kecil.

Berikut adalah beberapa tips memilih bengkel mobil agar tidak dikerjai oknum montir nakal.

Cari Bengkel dengan Montir Berpengalaman dan Bersertifikat

Untuk mencari bengkel jenis ini sebenarnya terbilang mudah karena umumnya bengkel-bengkel tersebut sudah bekerjasama dengan beberapa brand kendaraan.

Kerjasama tersebut menunjukkan bahwa, teknisi di sana telah mendapatkan pelatihan. Dengan begiu dapat dipastikan montir yang bekerja di bengkel telah terlatih dan memiliki ilmu yang lebih lengkap terhadap sebuah kendaraan, jenis kerusakan dan cara memperbaiki kendaraan.

Guna memastikan bengkel tersebut sudah tersertifikasi, tidak ada salahnya untuk mencari tahu telebih dahulu di internet, atau bisa bisa juga menghubungi brand kendaraan Anda untuk memastikan bahwa bengkel tersebut adalah bengkel rekanan.

Pastikan Bengkel Punya Suku Cadang Lengkap

Selain itu, pastikan bahwa bengkel memiliki ketersediaan suku cadang yang lengkap.

Bengkel yang memiliki suku cadang yang lengkap akan memudahkan Anda untuk melakukan penggantian part, sehingga tidak perlu mencari ke toko lain.

Pilih bengkel dengan SOP dan QC yang Jelas

Sebaiknya memilih bengkel yang mempunyai SOP (Standard Operating Procedure) dan QC (Quality Control) terstruktur.

Bengkel yang memiliki standar tersebut akan lebih akurat dalam melacak kerusakan pada mobil dan cara tepat untuk memperbaikinya.

Pilih Bengkel yang Mudah Anda Datangi

Bengkel yang berkualitas bagus belum tentu lokasinya jauh. Seiring dengan perkembangan zaman, jumlah bengkel berkualitas pun semakin banyak dan lokasinya sudah tersebar.

Tentunya ini akan semakin mudahkan pemilik kendaraan untuk mendapatkan pelayanan perawatan mobil.

Bertanya Kepada Kenalan

Cara selanjutnya adalah dengan bertanya pada kenalan yang dipercaya. Langkah ini akan memudahkan pemilik kendaraan untuk membandingkan bengkel mana yang terbaik sesuai dengan kebutuhan.

Tentu masing-masing orang memiliki berbagai pertimbangan, sehingga tidak ada salahnya untuk menggali informasi yang lebih dalam.

Tidak ada salahnya juga untuk mengikuti akun sosial media dari komunitas kendaraan. Pasalnya di sana akan ada banyak informasi terkait kendaraan sejenis termasuk pilihan bengkel yang tentunya bisa dimanfaatkan sebagai pilihan. [Adi/Ses]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar