China Pamer Prototipe Mobil Terbang

Berita Otomotif

China Pamer Prototipe Mobil Terbang

BEIJING – China memamerkan sebuah prototipe mobil terbang dalam Beijing Auto Show 2020, 26 September – 5 Oktober mendatang.

Mobil terbang tampaknya memang akan jadi masa depan industri otomotif global, selain mobil listrik. Berbagai pihak, mulai dari startup (perusahaan rintisan) sampai pabrikan besar kini sedang mengembangkan teknologi tersebut.

Beberapa waktu lalu, startup Jepang SkyDrive berhasil melakukan pengetesan mobil terbang dengan penumpang manusia untuk pertama kalinya. Sekarang, perusahaan China Xpeng Motors memamerkan purwarupa mobi terbang dalam Beijing Auto Show yang baru dibuka untuk umum pada Rabu (30/9/2020) ini.

Xpeng Motors sendiri bukan sembarang korporasi. Mereka baru-baru ini sukses masuk bursa saham New York dan membawa pulang dana segar USD 1,5 miliar dari penjualan saham. Di belakang mereka, ada dua raksasa teknologi ‘Negeri Tirai Bambu’ yaitu Alibaba plus Xiaomi.

Mobil terbang konsep Xpeng Motors di Beijing Auto Show 2020, seperti dilaporkan Carscoops, bernama Kiwigogo. Kapasitas penumpangnya mencapai dua orang, dengan kemampuan melayang antara 5 – 25 meter.

Kiwigogo menyandang delapan baling-baling plus kerangka yang menyerupai kapsul. Tenaganya 100 persen datang dari baterai maupun motor listrik.


Kendaraan masa depan ini dikembangkan oleh Xpeng Heitech, unit teknologi yang mayoritas sahamnya dimiliki Founder sekaligus Chief Executive Officer Xpeng Motors He Xiaopeng. Perusahaan menyatakan proyek mobil terbang menajamkan riset mereka soal mobilitas, elektrifikasi, maupun digitalisasi.

Proyek itu sendiri masih dalam fase prototipe. Xpeng Motors bakal mengevaluasi prospek selanjutnya, sebelum menanamkan investasi dalam jumlah yang lebih signifikan lagi di area tersebut.

Proyek mobil terbang belum diekspektasikan membawa efek material terhadap bisnis inti perusahaan. Xpeng Motors sendiri sudah meriset dan mengembangkan mobil terbang selama tujuh tahun.


Dalam jangka waktu yang tidak sebentar itu, mereka telah melakukan sekitar 10 ribu tes menyangkut keselamatan. Xpeng Motors juga sudah mengamankan 15 hak cipta intelektual menyangkut mobil terbang.

Di China, regulasi dari pemerintah sejauh ini masih menjadi penghalang terbesar pengembangan kendaraan terbang seperti Vertical Take-off and Landing (VTOL). Akan tetapi, perusahaan-perusahaan otomotif tetap memasang kuda-kuda yang kuat, agar siap terjun ke ranah ini ketika peraturannya telah berubah. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar