Chevrolet Indonesia Belum Berniat Jual Captiva Kembaran Almaz

Berita Otomotif

Chevrolet Indonesia Belum Berniat Jual Captiva Kembaran Almaz

JAKARTA – Chevrolet Indonesia saat ini menegaskan bahwa pihaknya masih belum akan membawa all-new Captiva ke Indonesia yang memiliki tampilan mirip Wuling Almaz.

Mereka mengatakan bahwa saat ini akan tetap lebih fokus untuk menggarap model yang sudah ada saat ini yaitu Chevrolet Trailblazer dan Trax. Kedua mobil tersebut dinilai masih cukup mendapat respon positif dari masyarakat.

“Saat ini kami masih fokus kepada Chevrolet Trailblazer dan  Chevrolet Trax. Kedua model tersebut baru dua tahun berada di pasar Indonesia dan mendapat respon yang baik dari publik di Tanah Air,” ungkap Yuniadi H. Hartono, Public Relations and External Affairs Director Chevrolet Indonesia.

Meski menjawab dengan bahasa yang sangat hati-hati, Ia tidak menutup kemungkinan bahwa generasi terbaru Chevrolet Captiva akan dibawa ke Indonesia. Ia mengaku masih akan melakukan studi terkait model tersebut terlebih Wuling sudah lebih dahulu meluncurkan kembaran dari Chevrolet Captiva yaitu Wuling Almaz.

“Kami tetap memonitor pasar khususnya pasar SUV yang semakin diminati. Untuk itu kami masih mendalami perkembangan kebutuhan pelanggan Chevrolet di tengan produk yang sudah hadir terlebih dahulu,” pungkasnya.

All-new Chevrolet Captiva resmi melakukan debutnya di ajang Bangkok International Motor Show 2019. Mobil ini dijual dengan harga sekitar THB 1 juta atau setara Rp 450 jutaan. SUV ini diklaim telah mengkombinasikan antara kapasitas kabin, gaya kendaraan dan teknologi terbaru untuk menarik minat calon konsumennya.

Chevrolet Captiva sebenarnya adalah kembaran dari Wuling Almaz yang baru diluncurkan beberapa waktu lalu di Indonesia. General Motors dan Wuling memang memiliki hubungan khusus sehingga keduanya bisa meluncurkan kendaraan dengan desain serupa. Meski kembar, kedua mobil tetap saja memiliki perbedaan yang tentunya akan menjadi nilai lebih bagi satu sama lain.

Secara umum tampilan dari generasi kedua ini menampilkan garis-garis tegas yang nyaris tidak berbeda dengan Almaz. Bahkan jika sepintas lalu akan cukup sulit untuk menemukan perbedaannya kecuali pada emblem yang tertempel pada grille dan buritan. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support