Cek Pelat Nomor Kendaraan Bisa via Online atau SMS Lho! Begini Caranya

Panduan Pembeli

Cek Pelat Nomor Kendaraan Bisa via Online atau SMS Lho! Begini Caranya

Cara cek pelat nomor kendaraan makin dimudahkan dengan kemajuan teknologi. Dari rumah pun, kita bisa melakukannya secara online dengan memanfaatkan jaringan internet.

Kadang, ada hal – hal yang mendorong kita untuk mengecek pelat nomor suatu kendaraan. Misalnya saja ketika kita ingin mengetahui status dari mobil bekas incaran.

Bisa juga, ini dilakukan ingin mengecek siapa pemilik kendaraan yang kabur begitu saja sesudah menyerempet atau menabrak mobil atau motor kita.

Dahulu sekali, masyarakat Indonesia harus mendatangi Samsat (Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap) untuk jika ingin mengeceknya. Cara konvensional ini masih berlaku sampai sekarang, tapi ada lagi cara – cara lain yang membuat kita lebih menghemat waktu maupun tenaga.

Kita bisa mengakses informasi tersebut via situs daring (online), aplikasi smartphone, sampai dengan memanfaatkan layanan pesan singkat (Short Message Service/SMS). Alamat situs, nama aplikasi, maupun nomor tujuan plus format SMS berbeda – beda tergantung dengan daerah tempat kendaraan terkait diregistrasikan.

Sayang, informasi dari literatur – literatur yang ditemukan tidak mencakup secara lengkap di 34 provinsi. Entah karena publikasi yang kurang atau memang belum semua mengadopsi kemajuan teknologi untuk memudahkan masyarakat mengecek pelat nomor.

Berikut penjelasan lengkapnya untuk berbagai daerah, berdasarkan penelusuran Mobil123.com dari berbagai sumber.

Daftar Kode Pelat Nomor Daerah Seluruh Indonesia

pelat nomor kendaraan

Sebelum mencari tahu identitas serta status kendaraan, kita tentunya harus terlebih dahulu mengetahui di mana kendaraan tersebut diregistrasikan. Hal ini bisa terlihat dengan gampang dari satu atau dua huruf pertama yang tertera di pelat.

Ada beberapa dasar hukum di Indonesia menyangkut pelat nomor kendaraan. Ada Undang-Undang (UU) Nomor 22 Tahun 2019 Pasal 68, Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 55 Tahun 2012 Pasal 23 dan 30, atau Peraturan Kepala Kepolisian Negara Republik Indonesia (Perkapolri) Nomor 5 Tahun 2012.

Berikut ini kode pelat nomor di seluruh wilayah di Indonesia:

Jawa Tengah

  1. AA (Kedu, Purworejo, Magelang, Temanggung, Kebumen, Wonosobo)
  2. AD (Boyolali, Klaten, Sukoharjo, Wonogiri, Karanganyar, Surakarta, Sragen)
  3. K (Cepu, Kudus, Jepara, Pati, Rembang, Blora, Grobogan)
  4. G (Pemalang, Tegal, Pekalongan, Brebes, Batang)
  5. H (Semarang, Salatiga, Demak, Kendal)

Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY)

  1. Seluruhnya menggunakan kode awal ‘AB’. Tapi huruf akhir pelat nomor setelah angka bervariasi. Ada A/H/F untuk Yogyakarta, B/G untuk Bantul, C untuk Kulon Progo, D/W untuk Gunung Kidul, E/N/Y/U/Z/Q bagi Sleman.

Jawa Barat

  1. D (Bandung, Bandung Barat, Cimahi)
  2. F (Bogor, Cianjur, Sukabumi)
  3. E (Cirebon, Indramayu, Majalengka)
  4. Z (Banjar, Ciamis, Garut, Sumedang, Tasikmalaya)
  5. T (Subang, Karawang, Purwakarta)

Banten

  1. A (Tangerang, Cilegon, Lebak, Serang, Pandeglang)

DKI Jakarta

  1. B (Jakarta, Bekasi, Depok)

Jawa Timur

  1. L (Surabaya)
  2. AG (Kediri, Blitar, Tulungagung, Kediri, Nganjuk, Trenggalek)
  3. AE (Ngawi, Madiun, Pacitan, Ponorogo, Magetan)
  4. M (Madura, Bangkalan, Sampang, Sumenep, Pamekasan)
  5. N (Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang)
  6. S (Tuban, Bojonegoro, Lamongan, Jombang, Mojokerto)
  7. W (Sidoarjo, Gresik)
  8. P (Banyuwangi, Bondowoso, Jember, Besuki, Situbondo)

Bali

  1. DK

Nusa Tenggara

  1. ED (Sumba Barat, Sumba Timur)
  2. EA (Sumbawa, Bima, Sumbawa Barat, Dompu)
  3. EB (Alor, Sikka, Ende, Lembata, Ngada, Flores, Flores Timur, Manggarai, Manggarai Barat)
  4. DH (Kupang, Timor Timor Tengah Selatan, Timor Tengah Utara, Rote Ndao)
  5. DR (Lombok, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Barat, Mataram)

Kalimantan

  1. KU (Kalimantan Utara)
  2. KT (Kalimantan Timur)
  3. DA (Kalimantan Selatan)
  4. KB (Kalimantan Barat)
  5. KH (Kalimantan Tengah)

Sulawesi

  1. DC (Sulawesi Barat)
  2. DD (Sulawesi Selatan)
  3. DN (Sulawesi Tengah
  4. DT (Sulawesi Tenggara)
  5. DL (Sitaro, Talaud, Sangihe)
  6. DM (Gorontalo)
  7. DB (Bolaang Mongondow, Bolaang Mongondow Selatan, Bolaang Mongondow Timur, Manado, Tomohon, Minahasa, Bitung)

Sumatera

  1. BA (Sumatera Barat)
  2. BB (Sumatera Utara bagian Barat)
  3. BD (Bengkulu)
  4. BE (Lampung)
  5. BG (Sumatera Selatan)
  6. BH (Jambi)
  7. BK (Sumatera Utara bagian Timur)
  8. BL (Aceh)
  9. BM (Riau)
  10. BN (Bangka Belitung)
  11. BP (Kepulauan Riau)

Maluku

  1. DE (Maluku)
  2. DG (Maluku Utara)

Papua

  1. PA (Papua)
  2. PB (Papua Barat)

Cek Pelat Nomor Kendaraan Lewat SMS

Smartphone kini sudah menjangkau orang – orang di berbagai lapisan ekonomi. Akan tetapi, mereka yang belum memilikinya—atau kuota internetnya habis—tidak perlu khawatir karena cek pelat nomor kendaraan juga dapat dilakukan via SMS.

Paling – paling, yang dibutuhkan hanya pulsa beberapa ribu rupiah saja.

DKI Jakarta

Kirim pesan singkat ke nomor 1717. Adapun formatnya adalah METRO<spasi>nomor pelat kendaraan.

Jawa Barat

Nomor tujuan 0811-211-9211. Formatnya INFO<spasi>nomor pelat kendaraan<spasi>warna kendaraan.

Jawa Tengah

Format pesan JATENG<spasi>nomor polisi kendaraan. Kirimkan ke 9600.

Jawa Timur

Kirim JATIM<spasi>nomor polisi mobil/motor ke 7070.

Kepulauan Riau

Layangkan pesan ke 9969 dengan format Kepri<spasi>nomor pelat kendaraan.

Yogyakarta

Nomor tujuan 9600. Format pesan DIY<spasi>nomor polisi kendaraan.

Cek Pelat Nomor Kendaraan via Website/Situs

cek pelat nomor kendaraan secara online lewat situs e-samsat

Cara ini bisa dilakukan dengan mengakses situs – situs e-Samsat. Hal yang harus diperhatikan, alamatnya berbeda untuk tiap daerah/wilayah.

Mobil123.com menemukan setidaknya 10 alamat situs e-Samsat untuk 10 daerah, untuk tujuan pengecekan pelat nomor kendaraan. Jenis informasi yang bisa didapat beranekaragam.

Kita bisa menemukan mulai dari nama pemilik, jenis dan warna kendaraan, nomor mesin plus tahun produksi, sampai status pajak.

Inilah situs – situs tersebut.

  1. Aceh: http://esamsat.acehprov.go.id/

  2. Riau: https://badanpendapatan.riau.go.id/infopajak/

  3. Kepulauan Riau: http://dispenda.kepriprov.go.id/#infopajak

  4. Banten: http://dppkd.bantenprov.go.id/

  5. DKI Jakarta: http://samsat-pkb2.jakarta.go.id/

  6. Jawa Barat: https://bapenda.jabarprov.go.id/infopkb/

  7. Jawa Tengah: http://dppad.jatengprov.go.id/info-pajak-kendaraan/

  8. Jawa Timur: https://esamsat.jatimprov.go.id/

  9. DI Yogyakarta: http://infonjkbdiy.com/

  10. Sulawesi Tengah: http://bapenda.sultengprov.go.id/pkb

Cek Pelat Nomor Kendaraan Lewat Aplikasi Smartphone

cek pelat nomor kendaraan bisa lewat aplikasi smartphone

Ternyata, terdapat aplikasi smartphone resmi dari regulator untuk mengecek identitas/status kendaraan lewat nomor pelatnya, lho. Aplikasi resmi akan selalu mencantumkan nama insitusi pemerintah sebagai nama pengembangnya.

Saat ini ada 16 aplikasi yang dapat kita unduh di Play Store. Berikut daftarnya.

  1. Aceh: Peluit Ditlantas Polda Aceh

  2. Riau: e-Samsat Kepri

  3. Lampung: Info Pajak Kendaraan Bermotor Bapenda Lampung

  4. DKI Jakarta: Cek Ranmor & Pajak DKI Jakarta

  5. Jawa Barat: SAMBARA

  6. Jawa Tengah: Sakpole e-SAMSAT Jateng

  7. Yogyakarta: Pajak Kendaraan Yogyakarta

  8. Jawa Timur: E-Smart Samsat Jatim

  9. Sumatera Selatan: e-Dempo Samsat Online Sumatera Selatan

  10. Nusa Tenggara Barat: Samsat Delivery

  11. Kalimantan Utara: eSamsat Kalimantan Utara

  12. Kalimantan Barat: RC Polda Kalimantan Barat

  13. Pontianak: Samsat Pontianak

  14. Kalimantan Tengah: RC Polda Kalimantan Tengah

  15. Sulawesi Utara: Info Pajak Kendaraan Sulut

  16. Sulawesi Selatan: e-Dempo Samsat Online Sumsel

Nah, bagaimana, sudah jelas bukan? Kini, selamat menelusuri nomor pelat kendaraan yang Anda inginkan, ya! [Xan/Had]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar