Carlos Ghosn Prediksi Nissan Bisa Bangkrut 2 – 3 Tahun Lagi

Berita Otomotif

Carlos Ghosn Prediksi Nissan Bisa Bangkrut 2 – 3 Tahun Lagi

TOKYO – Carlos Ghosn memperkirakan Nissan berpotensi gulung tikar dua hingga tiga tahun dari sekarang.

Prediksi tersebut, menurut laporan Bloomberg baru-baru ini, dikatakan Ghosn kepada Nobuo Gohara yang tak lain merupakan pengacara hukum mantan bos aliansi Nissan itu. Gohara kemudian mengungkapkan perkataan Ghosn dalam konferensi pers di Tokyo, Jepang.

“Dia berkata pada saya bahwa Nissan mungkin bakal bangkrut dua – tiga tahun lagi,” ucap sang kuasa hukum.

Seperti diketahui, Ghosn adalah sosok di balik terbentuknya aliansi Renault – Nissan – Mitsubishi sebagai salah satu grup otomotif terbesar sejagat. Akan tetapi, lebih dari setahun lalu, ia ditangkap oleh otoritas keamanan Jepang karena laporan Nissan terkait dugaan pemalsuan laporan pendapatan serta penyalahgunaan aset perusahaan untuk kepentingan pribadi.

Penangkapan ini terjadi di tengah kehebohan wacana merger total ketiga pabrikan menjadi satu perusahaan yang ia kemukakan. Ghosn menyebut penangkapan ini merupakan skenario untuk menendang dia dari Nissan.

Laporan-laporan yang muncul menyebut bahwa para eksekutif Nissan telah lama ‘gerah’ karena merasa tak mempunyai posisi kuat di aliansi. Padahal, mereka merasa punya jasa paling besar membesarkan aliansi tersebut.

Ghosn sendiri akhirnya berhasil kabur dari Jepang menuju Lebanon menjelang tahun baru 2020. Kisah kaburnya mirip film-film Hollywood antara lain karena melibatkan mantan anggota pasukan khusus Amerika Serikat.

Tak lama setelahnya Ghosn mengadakan konferensi pers. Ia antara lain mengklaim harus kabur atau bisa menjadi tahanan di ‘Negeri Sakura’ hingga mati.

Lelaki berpaspor Lebanon, Prancis, dan Brazil itu, menurut Gohara, mengungkapkan prediksi kebangkrutan Nissan kepadanya pada akhir tahun lalu di dalam wawancara berdurasi 10 jam. Sayangnya, Ghosn tidak menyebut dasar dari prediksi tersebut.

Gohara mengaku telah mendapat izin dari Ghosn untuk memublikasikan hal ini.

Hingga kini Nissan belum mengeluarkan pernyataan resmi terkait perkataan Ghosn. Azusa Momose, Juru Bicara Nissan, menolak berkomentar ketika dimintai konfirmasi.

Nissan saat ini diketahui sedang menghadapi isu menurunnya penjualan di berbagai region. Kebijakan terakhir mereka adalah melakukan pengurangan tenaga kerja dan menghapus merek Datsun di pasar global, termasuk di Indonesia. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support