Cara Sederhana Merawat Ban Cadangan

Panduan Pembeli

Cara Sederhana Merawat Ban Cadangan

JAKARTA – Menyimpan ban cadangan ternyata bukanlah perkara sederhana.

Diperlukan perlakukan khusus agar ban cadangan bisa langsung digunakan saat menghadapi kondisi darurat. Salah satu perlakuan khusus tersebut adalah dengan meningkatkan tekanan udaranya dibandingkan dengan kondisi standard.

“Dalam satu bulan, ban kehilangan tekanan udara sekitar satu hingga dua psi. Bila diisi dengan nitrogen mungkin tekanan yang hilang akan lebih kecil karena molekulnya memang lebih besar. Untuk itu sebaiknya isi tekanan udaranya lebih besar dibandingkan ban utama,” ungkap Rudy Novianto, Defensive Driving Trainer Sentul Driving Course.

Dengan menjaga agar tekanan udara lebih besar, maka diharapkan ban cadangan bisa langsung digunakan saat kondisi darurat. Setidaknya, pengendara bisa membawa kendaraan ke tempat perbaikan ban terdekat.

“Karena kita tidak tahu kapan akan menggunakan ban tersebut. Bisa setahun lagi, bisa seminggu lagi. Namun saat kita tahu kalau dia kelebihan tekanan udara, akan lebih mudah untuk kita sesuaikan. Caranya adalah dengan membuang tekanan udara agar sesuai dengan ketiga roda lainnya,” ungkapnya.

Ia pun menambahkan bahwa untuk menambahkan tekanan udara pada ban, pelanggan tidak perlu ragu untuk mengisinya hingga batas maksimal. Hal ini karena ban telah dirancang agar tidak pecah meski diisi hingga dua kali dari batas maksimal.

“Umumnya, ban akan tetap aman bila diisi dengan tekanan dua atau tiga kali lipat dari batas maksimal yang tertera di side wall. Untuk itu, tidak ada salahnya kalau mengisinya hingga tekanan maksimal. Ban cadangan itu seperti tabungan, semakin tinggi angkanya semakin bagus. Tapi begitu butuh bisa kita keluarkan dengan mudah," jelas Rudy. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar