Canggih, Toyota Supra ini Bisa Ngedrift Otomatis Demi Hindari Kecelakaan

Berita Otomotif

Canggih, Toyota Supra ini Bisa Ngedrift Otomatis Demi Hindari Kecelakaan

STANFORD - Toyota Supra kini bisa melakukan gerakan drifting otomatis, ini dibuat bukan untuk atraksi melainkan agar bisa bermanuver cepat dan terukur demi menghindar dari kecelakaan.

Gerakan atau manuver cepat serta terukur ini sukses diciptakan berkat kerjasama Toyota Research Institute North America dengan Stanford University yang berada di California, Amerika Serikat. Dan pengembangan teknologi ini diterapkan di Toyota Supra generasi terbaru.

Tujuan dari project ini sendiri adalah untuk menyatukan naluri pengemudi profesional dengan teknologi mengemudi otomatis. Dan harapan selanjutnya bakal dijadikan sebagai sistem keselematan aktif baru.

Mengapa dikembangkan di Toyota Supra?. Mungkin karena belakangan mobil sport Toyota hasil pengembangan dengan BMW ini sering mengalami kecelakaan, ternyata banyak pengemudi yang tidak bisa sepenuhnya menjinakkan tenaganya.

Toyota Supra ini Bisa Ngedrift Otomatis Demi Hindari Kecelakaan
Mobil123.com sendiri setidaknya telah menginformasikan 3 sampai 4 berita tentang kecelakaan Toyota Supra. Dan 3 di antaranya terjadi kemudian lepas kendali serta menabrak pohon. 

Yang terparah saat 2 orang delaer Toyota di New York melakukan pengujian. Toyota Supra tampak hancur, beruntung keduanya bisa selamat meski terluka parah pada bagian kaki.

"Pada kenyataannya, bahwa setiap pengemudi memiliki kerentanan atau kelemahan untuk menghindari kecelakaan. Pengemudi sering kali perlu melakukan manuver di luar kemampuan mereka (saat tahu bakal terjadi kecelakaan)," jelas Gill Pratt, CEO Toyota Research Institute (TRI) and Chieft Scientist Toyota.

Pratt menambahkan bahwa dari project ini mereka akan belajar dari beberapa pengemudi paling terampil dunia. Dan kemudian mengembangkan algoritma kontrol canggih yang akan menghindari kecelakaan atau meningkatkan keselamatan.

Toyota dan Standford University pada tahap ini mencoba menrapkan teknologi autonomous ke platform Toyota Supra. Toyota Racing Development (TRD) juga ikut membantu mensimulasikan gerakan drifter profesional, dalam hal ini tidak dijelaskan metode penelitiannya secara terperinci.

“Sejak 2008, lab kami telah mengambil inspirasi dari pengemudi mobil balap dalam merancang algoritma yang memungkinkan mobil secara otomatis bekerja pada keadaan darurat paling menantang,” kata Profesor Chris Gerdes dari Laboratorium Desain Dinamis Universitas Stanford. 

Ia menambahkan bahwa melalui penelitian ini, pihaknya memiliki kesempatan untuk memindahkan ide-ide ini lebih akurat demi menyelamatkan nyawa di jalan. Hanya sampai saat ini belum bisa dipastikan kapan teknologi ini akan menjadi fitur standar di produk Toyota.

"Rencana kami di masa depan akan membagikan penelitian ini secara luas, sehingga Toyota dan produsen mobil lainnya dapat menerapkannya pada produk-produk di masa depan," ungkap pihak Toyota. [Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar