Calon Mobil Murah Toyota – Daihatsu Tak Akan Ikuti Strategi Pabrikan China

Berita Otomotif

Calon Mobil Murah Toyota – Daihatsu Tak Akan Ikuti Strategi Pabrikan China

BINTARO – Toyota menegaskan mobil murah baru yang kini sedang dikembangkan bersama Daihatsu tidak akan mengikuti strategi mobil-mobil China di pasar Indonesia. Pabrikan otomotif Jepang ini mengatakan mereka bakal memberikan sesuatu yang berbeda.

Dua merek mobil China, Wuling dan Dongfeng Sokon (DFSK), berturut-turut masuk ke Tanah Air sejak 2017 dengan menawarkan produk berharga jauh lebih murah dari kompetitor sekelas tapi memiliki fitur berlimpah. Berbekal strategi ini, sepak terjang mereka di tahun pertama cukup meyakinkan.

Toyota – Daihatsu sendiri kini sedang mengembangkan mobil murah tujuh penumpang baru demi mengukuhkan penguasaan pasar di tengah agresivitas mobil-mobil China. Tapi, keduanya menolak menggunakan siasat pabrikan-pabrikan ‘Negeri Tirai Bambu’ untuk calon mobil murah mereka.

“Keahlian kami sebenarnya adalah membuat produk yang tak sama dengan kompetitor. Itu mengapa saat ini kami sedang melakukan pemetaan ulang (remapping). Gunanya adalah memetakan konsumen Toyota siapa, Daihatsu siapa, Wuling siapa,” ujar Fransiskus Soerjopranoto, Executive General Manager PT. Toyota Astra Motor (TAM) menjawab pertanyaan Mobil123.com .

Sebagai informasi, mobil murah Toyota – Daihatsu digarap oleh Emerging-market Compact Car Company (ECCC), perusahaan virtual yang dibentuk setelah Toyota Motor Corporation (TMC) mengambil alih penuh Daihatsu Motor Corporation pada 2017. ECCC bertujuan memadukan sumber daya kedua pabrikan untuk merambah pasar negara-negara berkembang secara lebih agresif.

Kedua pabrikan sedang berusaha mengakselerasi riset dan pengembangan agar mobil murah mereka bisa hadir kurang dari lima tahun. Soerjopranoto menjelaskan dengan adanya ECCC bisa jadi mobil murah Toyota – Daihatsu tak lagi sekadar ganti emblem seperti empat model sebelumnya yaitu Avanza – Xenia, Rush – Terios, Agya – Alya, Calya – Sigra.

Produk keduanya bisa berbeda secara desain dan model, tak lagi terlihat kembar. Profil konsumennya pun berlainan.

“Toyota, misalnya, terkenal dengan kualitas dan keaman dan kami akan bermain di situ. Daihatsu terkenal dengan mobil-mobil terjangkau dan secara volume besar. Itu yang kami akan mainkan. Dua kombinasi itu,” paparnya. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual