Mandiri Utama Finance Belum Naikkan Bunga Kredit Kendaraan

Berita Otomotif

Mandiri Utama Finance Belum Naikkan Bunga Kredit Kendaraan

JAKARTA – Mandiri Utama Finance (MUF) hingga kini belum menaikkan bunga kredit kendaraan bermotor meskipun suku bunga acuan Bank Indonesia (BI rate) sudah naik tiga kali.

Seperti diberitakan sebelumnya, BI rate dikerek dua kali pada Mei, masing-masing sebesar 25 basis poin sehingga menjadi 4,74 persen. Kemudian, pada akhir semester pertama, BI rate dinaikkan lagi 50 basis poin menjadi 5,25 persen. Pada 15 Agustus, untuk keempat kalinya sejak Mei, BI rate naik menjadi 5,5 persen.

Namun, Stanley Setia Atmadja, Direktur Utama MUF, menjelaskan bahwa pihaknya sama sekali belum mengoreksi bunga kredit kendaraan bermotor kepada konsumen. Alasan pertama adalah cost of fund (biaya dana) MUF yang belum naik sehingga belum ada rencana menaikkan bunga kredit.

“Cost of fund kami low two digits. Di bawah 10 persen,” tukasnya tanpa memberi penjelasan rinci.

Selain itu, MUF melihat juga pasar otomotif nasional masih relatif sama dengan tahun lalu. Sektor perbankan yang menjadi salah satu sumber pendanaan MUF belum pula menaikkan suku bunga pinjaman.

MUF tak sendirian. Adira Finance pun belum melakukannya dengan alasan relatif sama yaitu bunga pinjaman perbankan yang belum naik serta daya beli konsumen otomotif yang masih rendah.

Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) sendiri mengaku lebih takut pada tertekannya nilai tukar rupiah terhadap dollar AS yang saat ini masih terjadi, ketimbang kenaikan BI rate. Ini karena kondisi kurs cukup mempengaruhi harga jual kendaraan di pasar.

Adapun BI rate, walaupun sudah naik tiga kali, masih relatif rendah. Berdasarkan rekam jejak, pasar otomotif Indonesia di masa lalu pernah mengalami BI rate dua digit dan pasar terbukti bisa lebih menyesuaikan diri dibandingkan jika kurs yang terpengaruh.

Sebagai informasi, berdasarkan kurs referensi Jakarta Interbank Spot Dollar Rate (Jisdor), 1 dollar AS pada 19 September setara dengan Rp 14.896. Jika dibandingkan dengan akhir 2017, kurs rupiah terhadap dollar AS sudah naik sekitar 9 persen.

Gaikindo belum merevisi target penjualan mobil nasional meski pasar diterpa isu kurs dan BI rate. Distribusi mobil ke pasar dipercaya akan berjumlah 1,1 juta unit pada akhir 2018, naik sedikit dari volume 2017 yang berjumlah 1,079 juta unit. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di sebuah harian umum nasional dan resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support