Bos Tesla : Mobil Konvensional akan Terlihat Seperti Kuda

Berita Otomotif

Bos Tesla : Mobil Konvensional akan Terlihat Seperti Kuda

RHODE ISLAND - Teknologi memiliki peranan sangat penting bagi perkembangan mobilitas masa depan dan saat itu mobil dengan setir atau mobil konvensional akan terlihat seperti kereta kuda .

Pada acara National Governors Association 2017 di Rhode Island, Elon Musk yang merupakan Chief Executive Tesla turut menghadiri acara ini beserta 30 Gubernur lainnya. Acara kali ini juga membahas mengenai prediksi industri mobil di masa depan.

Pada saat pembahasan mengenai masa depan industri mobil, Elon Musk membuat sebuah statement yang dinilai sangat berani.

“Jika saya boleh bilang, dalam 20 tahun kedepan akan sangat banyak mobil listrik dan otonom. Akan sangat banyak,” tutur Elon Musk.

Sebelumnya, Elon Musk telah memprediksi pada 2 tahun lagi beragam mobil otonom akan mulai hadir di dunia. Mobil otonom Level-5 diyakini akan segera meluncur sebelum 2019.

“Sepenuhnya otomatis. Tidak akan ada lagi kemudi. Dua puluh tahun? Mobil yang masih memiliki kemudi akan seperti kuda. Orang-orang yang masih menggunakan mobil non-otonom seperti memiliki seekor kuda. Kendaraan tersebut tidak akan cocok sebagai alat transportasi di masa depan,” tambah Elon.

Mobil masa depan diyakini tidak akan membutuhkan manusia untuk dapat beroperasi dengan maksimal. Mobil otonom sepenuhnya akan memaksimalkan seluruh fitur yang telah ada dan manusia hanya berfungsi sebagai penumpang dan pemilik kendaraan saja.

Elon Musk berani berkata demikian karena kendaraan listrik dan teknologi otonom merupakan bidang yang tidak asing baginya. Tesla sendiri telah melakukan berbagai inovasi teknologi dalam menghadirkan teknologi otonom terbaik dan kendaraan listrik terbaik.

Namun ketika dibahas mengenai Artificial Intelligence (AI) yang merupakan otak dari teknologi otonom, Elon memiliki pendapat berbeda.

“Teknologi AI ini akan menjadi sebuah ancaman tersendiri bagi peradaban manusia di masa depan,” tambah Elon.

Dalam pengembangan inti dari mobil otonom ini, pemerintah diyakini memiliki peranan besar guna memaksimalkan performanya. AI yang merupakan robot ini diyakini akan lebih pintar dari manusia dan mampu mengakibatkan beragam masalah di masyarakat jika tidak ada keikutsertaan pemerintah.

“AI dapat memulai sebuah perang dengan mengirimkan berita palsu, menipu akun email dan press release palsu. Semua mengenai manipulasi informasi. Pen is mightier than the sword,” tutup Elon. [Amo/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123          
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Amos Arya

Amos Arya

Penyuka otomotif yang ingin mengungkap keunikan dan keseruan seputar otomotif


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual