Bos Tesla Elon Musk: Liburan Akan Membunuhmu

Berita Otomotif

Bos Tesla Elon Musk: Liburan Akan Membunuhmu

CALIFORNIA - Elon Musk sang pendiri Tesla, lagi-lagi buat pernyataan kontroversial, kali ini menyangkut pengalaman pribadinya.

Seperti kita ketahui, Musk adalah salah satu tokoh teknologi modern yang sangat sukses melakukan pengembangan beragam industri. Ia dikenal pekerja keras dan kerap melakukan langkah kontroversial, seperti menghisap ganja saat wawancara, sindir Jeff Bezos CEO Amazone sekaligus orang terkaya di dunia sebagai tukang jiplak hingga ingin membuat klakson bersuara kentut

Selain Tesla Inc, pabrikan mobil yang identik dengan teknologi listrik, Ia juga sukses membangun perusahaan lain seperti X.com kemudian akhirnya menjadi PayPal dan 2002 dibeli eBay seharga Rp 210 Triliun.

Tak hanya itu, pada tahun 2002, Musk juga diketahui mendirikan SpaceX, yang bernilai sekitar Rp 462 Triliun. Tesla sendiri yang Ia dirikan pada 2003 kini memiliki nilai sekitar Rp 799 Triliun.

Kesuksesan demi kesuksesan memang bisa diraih Musk. Namun dengan lugas mengatakan bahwa dibalik itu semua, Ia mengakui tidak memiliki waktu beristirahat dan kemudian kembali melontarkan pernyataan kontroversial.

"liburan akan membunuhmu," kata Musk.

Mengapa demikian? Ini sebagian karena pengalaman pribadinya seputar pekerjaan. Musk mengatakan bahwa untuk berhasil membangun start-up sampai besar seperti ini, dia harus bekerja lebih dari 100 jam seminggu. Dan Ia mengaku tahun lalu tidur di lantai pabrik Tesla Motors dalam upaya untuk mengejar ketinggalan produksi Tesla Model 3.

"Saya tidak punya waktu untuk pulang dan mandi," kata Musk

Setengah curhat, Musk juga mengatakan bahwa ia hanya libur dua kali dalam lebih dari satu dekade. Dan ternyata dua-duanya malah menimbulkan masalah.

"Dalam 12 tahun terakhir, saya hanya mencoba mengambil cuti seminggu dua kali. Pertama kali saya libur seminggu, roket Orbital Sciences meledak. Dan di minggu yang sama, roket Richard Branson meledak. Kedua kalinya saya libur dalam seminggu, roket saya meledak. Pelajarannya di sini adalah, jangan libur seminggu," kenang Musk.

Dan ternyata masih ada cerita Musk soal liburan yang jadi kurang menyenangkan. Ini terjadi saat Ia mengambil liburan untuk bulan madu dengan istri pertama Justine pada bulan September 2000. Kala itu justru muncul berita bahwa Ia tidak profesional dalam bekerja.

Pada saat itu posisi Musk adalah CEO X.com, dan diketahui eksekutif perusahaan tidak senang dengan kepemimpinannya. Ketika Musk berada di pesawat bersama Justine, para eksekutif mengirim surat tidak percaya kepada dewan perusahaan, mendorong Musk keluar sebagai CEO, dan menggantikannya dengan Peter Thiel. 

Ketika tiba di Sydney, Australia untuk bulan madu, Musk harus segera terbang kembali ke Palo Alto, California.  Kisahnya ini tertuang dalam buku "Elon Musk: Tesla, SpaceX, dan Quest for a Fantastic Future" yang dibuat Ashlee Vance.

Tak hanya itu, ternyata Musk punya pengalaman buruk lainnya saat liburan dan ini merupakan yang paling traumatis. Saat ia dan Justine memutuskan untuk mencoba pergi berbulan madu lagi dua bulan setelah kejadian di atas atau pada bulan Desember.

Saat itu Musk merencanakan perjalanan dua minggu ke Brasil serta Afrika Selatan yang merupakan tanah kelahirannya. Saat berada di Afrika Selatan, Ia malah mengidap malaria dan celakanya 2 rumah sakit salah mendiagnosis hingga membuatnya nyaris merenggang nyawa. Namun akhirnya Musk ditangani dengan baik dan bisa selamat.

"Itu pelajaran saya dalam berlibur. Liburan akan membunuhmu," kata Musk. [Ric/Ari]



Krisna Arie

Krisna Arie

Senang semua benda bermesin dan beroda sejak duduk di bangku sekolah dan memulai bekerja di media dengan segmen otomotif sejak tahun 2002. Pria sederhana ini selalu percaya pekerjaan akan lebih sempurna jika didasari dengan passion.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Bantuan

Kami akan membantu Anda

klik tombol "Bantuan" untuk berbicara dengan Customer Care kami.
Support