BMW X5 Rp 1,5 Miliar Milik Jaksa Pinangki Belum Dilaporkan ke KPK

Berita Otomotif

BMW X5 Rp 1,5 Miliar Milik Jaksa Pinangki Belum Dilaporkan ke KPK

JAKARTA – Kejaksaan Agung baru saja menyita BMW X5 terbaru kepunyaan Jaksa Pinangki Sirna Malasari. Kepemilikan atas mobil mewah tersebut, berdasarkan dokumen yang didapat Mobil123.com, belum ia laporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Jaksa Pinangki kembali disorot oleh publik, setelah pada Selasa (1/9/2020) kemarin muncul banyak pemberitaan mengenai BMW X5 miliknya yang disita oleh Kejaksaan Agung. Penyitaan dilakukan ketika Kejaksaan melakukan penggeledahan terkait dugaan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) yang ia lakukan.

Jaksa cantik itu sendiri pertama kali membuat perhatian ketika tersangkut kasus dugaan gratifikasi dari Joko Soegiarto Tjandra alias Djoko Tjandra. Suap diberikan untuk mempengaruhi hasil permohonan peninjauan kembali dalam kasus korupsi pengalihan hak tagih atau cessie Bank Bali, juga pengurusan fatwa Mahkamah Agung.

Lebih lanjut, X5 Pinangki yang kini terparkir di kantor Kejaksaan Agung belum ada dalam Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN) kepada KPK yang diunduh oleh Mobil123.com. Jaksa dengan gaya hidup mewah ini sendiri terakhir kali melaporkan aset miliknya pada Maret 2019.

X5 versi terkini, di sisi lain, memang baru resmi meluncur di Indonesia pada April 2019. Per September 2020, banderol dari kendaraan tersebut mencapai Rp 1,509 mliar off-the-road atau Rp Rp 1,714 miliar on-the-road Jakarta untuk registrasi kepemilikan mobil pertama.

Di dalam laporan terakhir, Jaksa Pinangki mengaku memiliki tiga mobil. Nilai total ketiganya ‘hanya’ Rp 630 juta.

Seluruhnya ia sebut sebagai hasil sendiri alias bukan hasil pemberian. Berikut ini adalah daftar mobil Jaksa Pinangki beserta nilainya, berdasarkan LHKPN terakhir yang ia berikan ke KPK:

  1. Nissan Teana 2010 (Rp 120 Juta)
  2. Toyota Alphard 2014 (Rp 450 juta)
  3. Daihatsu Xenia 2013 (Rp 60 juta)

Secara total, harga kekayaan Jaksa Pinangki yang dilaporkan ketika itu menyentuh lebih dari Rp 6 miliar. Tepatnya Rp 6.838.500.000.

Kontribusi terbesar datang dari harta tanah dan bangunan. Nilainya saat itu mencapai Rp 6,008 miliar. [Xan/Ari]



Insan Akbar Krisnamusi

Insan Akbar Krisnamusi

Insan mulai menjadi jurnalis pada 2011 di Harian Umum Media Indonesia, kemudian di Suara.com (2016 - 2018), hingga akhirnya resmi bergabung ke Mobil123.com sejak Februari 2018. Ia menyelami dunia otomotif sejak 2012 dan paling tertarik dengan isu-isu industri.


Berita Utama


Komentar