Big Boss F1 Dipecat

Berita Otomotif

Big Boss F1 Dipecat

MUNCHEN - Karier gemilang Bernie Ecclestone yang telah memimpin Formula One (F1)  selama lebih dari 40 tahun resmi berakhir.  

Penguasa baru ajang balap mobil paling bergensi dunia Liberty Media akhirnya memutuskan untuk mengganti Opa Bernie di tampuk pimpinan F1.  Meski awalnya ia diperkirakan akan tetap sebagai Chief Executive F1 selama 3 tahun saat Liberty membeli 18,5 persen saham pada bulan September lalu.

Namun, semuanya kini telah berubah dan Ecclestone resmi dipecat. Ia akan digantikan oleh Chase Carey yang sebelumnya menjadi salah satu petinggi di 21st Century Fox.

Liberty dikabarkan akan membayar pesangon pada Ecclestone senilai £6.4 miliar atau setara Rp 107,3 triliun. Namun jumlah tersebut sudah termasuk jumlah hutang yang mencapai £3,5 miliar atau setara Rp 58,6 triliun.

Namun disingkirkannya Ecclestone juga sudah diprediksi beberapa pengamat khususnya pemerhati F1. Hal ini disebabkan investor menginginkan arah yang berbeda dari olahraga satu ini dan menepatkan eksekutif mereka di posisi tertinggi. 

Ecclestone sendiri pertamakali hadir ketika Ia membeli tim Brabham pada tahun 1972. Setelah itu, masih pada dekade yang sama, Ia berhasil mengambil alih kontrol Formula1 sepenuhnya. Sejak itu, Ia telah berhasil membuat F1 menjadi industry dengan nilai miliaran poundsterling.

“Saya ingin berterima kasih atas kepemimpinan Bernie selama ini. Olahraga yang kita kenal saat ini adalah berkat dia dan tim di bawah kepemimpinannya. Ia akan selalu menjadi bagian dari keluarga F1,” ungkap Chase Carey.

Liberty Media sendiri telah siap untuk mengambilalih F1 setelah FIA menyetujui penjualan melalui pengambilan suara beberapa waktu lalu. Perusahaan yang didirikan oleh John Malone ini juga tengah berusaha untuk melakukan ekspansi F1 di ke Amerika Serikat.

“Saya senang bisa mengambil peran sebagai CEO. F1 memiliki potensi sangat besar dan memiliki peluang yang belum dimanfaatkan. Saya telah mendengar beragam ide dari para fans, tim, FIA, promotor dan sponsor untuk meningkatkan olahraga ini. Kami akan bekerja dengan semua mitra kami untuk meningkatkan dunia balap dan menambahkan dimensi baru untuk olahraga ini,” pungkasnya.

Lalu bagaimana F1 sepeninggal Kakek Kharismatik dan Flamboyan berusia 86 tahun itu? Akankah Chase Carey bisa membuat F1 kembali bersinar setelah pamornya turun dalam beberapa tahun belakangan ? Balap F1 musim 2017 adalah awal mula dari jawaban pertanyaan-pertanyaan itu. [Adi/Ari]

Temukan mobil idaman di Mobil123        
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter

 

 



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual