Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015

Review

Berkencan dengan Datsun GO Panca 2015

SEMARANG - Persaingan di segmen Low Cost and Green Car (LCGC = mobil murah) semakin ketat. Selain keunggulan harga, tiap mobil LCGC harus memiliki keunggulan dibanding rival-rivalnya. Nah, itu pula yang tentu dipikirkan oleh Datsun ketika memperkenalkan Datsun GO Panca 2015.

Untuk membuktikan keunggulan Datsun GO Panca 2015, kami pun mengujinya. Semarang menjadi tempat yang dipilih.

Di ibukota Jawa Tengah itu, kami diberi kesempatan untuk mengeksplorasi dan mengeksploitasi hatchback yang menyasar anak muda sebagai target marketnya tersebut.

Apa saja yang menjadi keunggulan Datsun GO Panca dan apa saja sektor yang menjadi kelemahannya? Mari kita ulas bersama.

DESAIN EKSTERIOR
Secara desain, pada dasarnya Datsun GO+ Panca yang mengambil desain Multi Purpose Vehicle (MPV) dan hatchback Datsun GO Panca memiliki basis sama. Bedanya, jok baris ketiga Datsun GO+ Panca tidak ada di dalam kabin GO Panca.

Tapi tetap saja, bila dilihat sekilas dari depan, mungkin orang akan salah sangka menebak mobil ini sebagai Datsun GO+ Panca karena desain dan bentuk grille depan yang berpadu padan dengan lampu depan dan bumper memang masih sama.

Namun, urusan desain eksterior ini menurut kami merupakan salah satu keunggulan Datsun GO Panca dibanding rival-rivalnya yang mengusung desain sedikit membosankan.

Garis-garis desain Datsun GO Panca enak dipandang di bagian depan dan mengalir tegas bila dilihat dari samping. Nah, di bagian belakang, sportivitas kembali diperlihatkan dengan aplikasi bumper belakang yang tampak segar. Penambahan diffuser dan spoiler di bagian belakang pula yang pada akhirnya turut membantu menghidupkan suasana sporty ketika melihatnya.

Bagusnya lagi, bila konsumen kurang puas dengan urusan desain eksterior ini, Datsun menyiapkan berbagai aksesori resmi yang bisa membuat penampilan Datsun GO Panca semakin mentereng.

INTERIOR
Masuk ke dalam kabin, tidak tampak perbedaan antara Datsun GO Panca dan Datsun GO+ Panca. Bagi pengemudi bentuk roda kemudi, panel indikator serta dashboard beserta sistem audionya dibuat sama dengan. Tampilan hal-hal tadi, dibuat sesederhana mungkin tapi enak dipandang serta mengedepankan ergonomi.

Penempatan tuas perseneling di dashboard tengah dan posisi tuas rem parkir di balik roda kemudi sebelah kiri juga secara langsung membuat kelapangan barisan depan mobil ini cukup memuaskan. Ah ya, gaya tuas rem parkir ini terkesan seperti mobil-mobil di era 1990-an.

Masalah akan sedikit timbul ketika mobil sedang diparkir, sebab, tuas perseneling yang berada di balik roda kemudi sering kali menyentuh lutut pengemudi.

Bagasi lapang di bagian belakang juga menjadi salah satu keunggulan Datsun GO Panca. Dengan bagasi lega, penumpang bisa menempatkan banyak barang. Koper ukuran sedang bisa dengan mudah dimasukkan.

Legroom baris kedua terbatas untuk penumpang yang memiliki tinggi di atas 170 cm.

PERFORMA
Mesin pun dinyalakan dan deru mesin terdengar jelas. Kesenyapan kabin memang menjadi salah satu kelemahan Datsun GO Panca. Suara mesin sangat terdengar jelas di kabin penumpang membuat kenyamanan sedikit terganggu.

Gigi satu dimasukkan, dan mobil tertarik ke depan. Akselerasi awal mobil ini cukup responsif. Perpindahan gigi transmisi manual 5-speed di mesin HR12DE yang digendongnya terasa smooth.

Uniknya, untuk urusan respon ini, kami merasa GO Panca sedikit lebih agresif bila kita bandingkan dengan GO+ Panca.

Dan dengan dimensi panjang 3.785 mm, lebar 1.635 mm dan tinggi 1.485 mm, Datsun GO Panca cukup lincah di ajak bermanuver. Aksi selap selip di jalan pun bisa dilakukan dengan mudah. Begitu pula ketika harus memarkir di tempat sempit, tidak ada kesulitan yang cukup berarti.

Jarak sumburoda (wheelbase) yang berada di angka 2.450 mm juga membuat mobil ini mampu menampilkan kestabilan yang mumpuni. Melibas tikungan di kecepatan sedang, Datsun GO Panca tetap stabil.

Tapi ketika harus berhadapan dengan tanjakan, pemilihan gigi rendah patut untuk dipertimbangkan. Karena bila menghadapi tanjakan sedang saja, Datsun GO Panca sering kali kehabisan nafas.

KESIMPULAN
Secara desain, mobil ini tampak memiliki keunggulan. Desain eksteriornya tidak membosankan dan masih memancarkan aura modern nan stilysh. Ketika dipandang baik dari depan, samping atau belakang desain Datsun GO Panca tidaklah membosankan.

Begitu pula di bagian kabin, pemilihan warna dan material sukses membuat mobil ini tampak tidak murahan. Di bagian depan, posisi tuas perseneling yang ditempatkan di dashboard dan rem tangan di balik kemudi membuat pengemudi dan penumpang depan mendapatkan keleluasaan ketika ada di dalamnya.

Bagasi mobil ini juga termasuk lega untuk ukuran mobil kecil seperti Datsun GO Panca. Tapi legroom penumpang belakang terbatas.

Dan satu lagi, masalah kesenyapan kabin menjadi salah satu hal yang harus segera dicarikan solusinya oleh Datsun.

Tapi masalah harga menggoda karena di antara Rp 85 - 99,9 juta.

Poin Plus
- Desain oke
- Kabin tidak terkesan murah
- Bagasi lapang
- Harga

Poin Minus
- Kesenyapan kabin
- Legroom untuk penumpang belakang
- Desain dan posisi tuas rem parkir

 



Syubhan Akib

Syubhan Akib

Pria berkacamata yang mencintai dunia otomotif dan sangat suka memandang mobil klasik serta mempelajari sejarah otomotif dunia. Kemacetan adalah sahabat, kecepatan adalah kesukaan dan liburan akhir pekan adalah impian.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support