Bercengkrama bersama Suzuki Celerio di Kota

Review

Bercengkrama bersama Suzuki Celerio di Kota

JAKARTA - Mobil123 akhirnya kesampaian juga untuk merasakan Suzuki Celerio di perkotaan dan pada jam padat lalu lintas. Pengujian ini untuk membuktikan fungsional dari mobil kecil yang didatangkan dari Thailand ini.

Pasalnya tidak semua mobil kecil bisa senyaman yang dibayangkan. Banyak konsumen di segmen tersebut mengeluhkan mobil kurang menunjang untuk lintasan perkotaan. Ditambah lagi tidak sedikit konsumen cerewet terhadap desain mobil. Karena alasan-alasan ini, Mobil123 akhirnya memutuskan pengujian di Ibu Kota Jakarta hampir seharian.

Pada saat diluncurkan Celerio dipasarkan dengan harga (on-the-road) untuk wilayah Jabodetabek, Rp 146 juta untuk transmisi manual (MT), dan Rp 158 juta untuk tipe transmisi CVT (Continuously Variable Transmission). Kami memilih tipe transmisi CVT sebab menawarkan sensasi berkendara berbeda. Apalagi Jakarta yang terkenal kemacetannya.

Celerio disokong mesin bensin 1.0-liter. Suzuki mengklaim city car pertama di Indonesia pada kelas city car 1.0-liter dengan transmisi CVT.

Eksterior mobil ini terlihat tidak elegan sebab difokuskan pada fungsionalnya, dan tidak mengejar kata-kata pujian. Pada eksteriornya kita bisa lihat grille hitam dipadukan dengan 2 bilah chrome.

Untungnya lampu depan mengandalkan teknologi halogen multireflektor. Tidak ada lampu kabut pada city car yang dipasang roda 14". Tagline: "Suzuki Celerio, Amazing For Real, dengan komunikasi 'The Amazing 1.000cc'" sepertinya cukup pas. Dilihat dari depan lho.

Melongok ke bagian belakang tersemat LED stop lamp di ducktail. Nah, kaca belakang menganut wiper bukan pemanas.

Masuk ke kabin penumpang. Suzuki Celerio CVT ditunjang beberapa kelengkapan seperti tilt-adjusting steering, head audio unit yang tersedia radio, MP3 yang dilengkapi oleh USB serta AUX dan CD. Kedua kursi di depan diatur secara manual baik maju-mundur atau posisi sandarannya. Sementara desain dashboard dibuat sedemikian rupa untuk membuat penumpang dan pengendara berlama-lama di dalam.

Penghuni kabin bisa menikmati lekukan dashboard yang dikombinasikan 2 warna yakni hitam dan abu-abu. Pada metercluster bisa dilihat konsumsi bahan bakar real time, transmisi, pintu terbuka atau tertutup, dan informasi lain yang terkait dengan jarak tempuh kendaraan.

Untuk menyalakan mesin cukup memasukan anak kunci dan putar kontak ke "on". Suara mesin 1.0-liter sedikit masuk ke kabin penumpang, tapi masih relatif standar. Di konsol terdapat tuas transmisi. Di tuas itu tertera posisi gigi P, R, N, D dan L. Untuk membuat mobil berjalan pindahkan tuas ke posisi D. Tidak terasa hentakan dan mobil berjalan dengan lembut saat pertama kali memulai perjalanan.

Kursi depan Suzuki Celerio diperkuat busa cukup empuk. Dan bermanuver membelah kepadatan Ibukota masih terasa nyaman meski sudah mengemudi 3 jam dalam kemacetan atau perjalanan bebas hambatan. Selama merasakan mobil ini, Mobil123 tidak merasa galau karena respon kemudinya tidak terlalu berat pada kecepatan rendah maupun tinggi. Menyalip kendaraan di depan pun terasa menyenangkan.

Keuntungan lain dari mobil adalah dengan radius putar sebesar 4,7 meter yang menyebabkan mobil bergerak bebas meski kondisi jalan sangat padat oleh kendaraan, bahkan putar balik untuk mencari jalur alternatif.

Suzuki Celerio sudah dilengkapi mode sport. Pengemudi yang ingin merasakan mesin lebih responsif tinggal pencet tombol S di tuas transmisi. Sebagai tanda mobil siap dibejek, indikator mode sport akan menyala di meter cluster. Secara performa mesin memang tidak terlalu signifikan, tapi lumayan untuk menyalip mobil di depan. Ya, ini salah satu fitur unggulan Suzuki Celerio.

Bahas fitur keamanan, interior Suzuki Celerio sudah dilengkapi 3-point ELR seatbelts in front dan 3-point ELR seatbelts x 2, 2-point seatbelt for centre seat, Dual SRS Airbag, Child Proof Rear Door Locks, Security Alarm dan Immobilizer sebagai fitur penopang.

Jakarta tidak melulu memiliki infrastruktur jalan yang baik, mulus tanpa lubang. Contohnya jalan Fatmawati, Blok A hingga jalan Jenderal Sudirman. Banyak ditemui permukaan bergelombang dan berlubang. Kondisi jalan diperparah dengan proyek pembangunan MRT yang kini berjalan. Kondisi ini yang agak sedikit mengganggu, sebab bantingan suspensi belakang torsion beam coil spring agak keras saat melintasi jalan yang bergelombang dan rusak ringan.

Beruntung ada sistem rem ABS untuk membantu pengereman. Jadi bisa mengelak, dan tidak sering terjebak dalam jalan rusak dan bergelombang. Aktivitas mengemudi pun tambah asyik. Tambah betah saat AC (pendingin ruangan) dengan skala 2 masih tetap dingin meski mobil di bawah terik matahari.

Setelah uji coba Suzuki Celerio pada jam-jam sibuk Jakarta membuktikan city car ini pantas untuk dipertimbangankan. Celerio dengan mudah melibas kondisi jalan di kawasan Jakarta. Untuk pekerja dengan barang bawaan berlebih juga bisa menggunakan mobil ini. Suzuki Celerio menyediakan kapasitas bagasi sampai dengan 254 liter. Bisa bertambah dengan melipat kursi baris kedua. [Ikh/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123.
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter.



M Ikhsan

M Ikhsan

Pria ini sangat menyukai dunia otomotif karena sudah menjadi bagian hidupnya sejak kecil. Seperti para jurnalis otomotif lainnya, saya suka‬ pekerjaan yang mendetail dan suka dengan aktivitas outdoor yang penuh tantangan. Impian saya adalah mengoleksi supercar Italia, meski sekarang hanya bisa mengoleksi die cast. Tapi saya percaya suatu saat nanti, satu supercar akan terparkir di garasi rumah. ‎


Berita Utama


Komentar

Support
Chat Support
Support Support
0 Support
Support
Chat Aktif0
Diarsipkan
Hapuskan chat?
Chat
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual