Benarkan Seatbelt Bisa Membahayakan Saat Kecelakaan?

Panduan Pembeli

Benarkan Seatbelt Bisa Membahayakan Saat Kecelakaan?

JAKARTA – Semua mobil di dunia telah dilengkapi dengan seatbelt. Bahkan di Indonesia, pengemudi dan penumpang depan wajib untuk menggunakannya saat berkendara.

Tak hanya itu, beberapa mobil bahkan sudah dilengkapi dengan sensor yang akan membunyikan peringatan bila penumpang atau pengemudi lupa menggunakannya. Diharapkan dengan bunyi peringatan tersebut, penumpang dan pengemudi akan ingat untuk menggunakan seat belt.

Seatbelt memang fitur keselamatan wajib bahkan dianggap lebih penting dibanding airbag sekalipun. Namun, masih ada beberapa orang yang mengatakan bahwa seatbelt justru dapat membunuh Anda.

Tapi jika dilihat dari data yang dilansir dari howstuffworks.com, kecelakaan mobil menjadi penyebab utama kematian bagi orang berusia 54 tahun ke bawah di Amerika Serikat. Pada tahun 2012, kecelakaan mobil menewaskan 33.000 orang. Jumlah cedera akibat kecelakaan mobil di tahun yang sama adalah 2,2 juta orang dan kerugian materil mencapai USD 50 juta.

Jika dilihat lagi ke belakang, pada tahun 2009, 53 persen orang yang meninggal karena kecelakaan mobil tidak menggunakan seatbelt. Padahal menurut badan pengendali dan dan pencegah penyakit Amerika Serikat CDC (Center of Disease Control and prevention) , menggunakan seatbelt mengurangi resiko kematian saat akibat kecelakaan hingga 45 persen.

Lantas, mengapa sebagaian orang masih berpikir bahwa seatbelt bisa membunuh penggunanya? Salah satu yang diyakini adalah seatbelt dapat membuat orang terperangkap saat terjadi mobil terbakar dan tenggelam. Tetapi kecelakaan yang menyebabkan mobil terbakar atau tenggelam jumlahnya kurang dari 1 persen dari seluruh kecelakaan.

Jika Anda berpikir demikian, maka ketahuilah bahwa menggunakan sabuk pengaman dapat mengurangi kemungkinan Anda terluka atau terbentur hingga kehilangan kesadaran saat kecelakaan. Sehingga secara tidak langsung membantu Anda untuk melarikan diri dari kebakaran atau mobil yang tenggelam.

Meski demikian, seatbelt memang mungkin dapat menyebabkan cedera. Hal ini karena seatbelt ‘memaksa’ anda agar berada di tempat saat kecelakaan. Akibatnya, Anda akan mengalami memar akibat kerja seatbelt. Namun luka tersebut terbilang ringan dibanding bila Anda terlempar dari kendaraan. Luka tersebut pun umumnya terbilang minimal dan biasanya hanya terjadi bila Anda tidak menggunakan seatbelt dengan benar.

Ada beberapa orang seperti anak-anak, orang dewasa bertubuh kecil dan wanita hamil yang harus menggunakan seatbelt dengan cara berbeda agar tetap aman. Tetapi secara umum, seatbelt sangatlah berperan dalam menyelamatkan nyawa. [Adi/Ari/Idr]

Temukan mobil idaman di Mobil123
Mari bergabung bersama kami di Facebook dan Twitter



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar

Chat Aktif
Diarsipkan
Chat Bantuan
Hapuskan chat?
Chat Empty
Tidak ada chat yang sedang berlangsung
Mulai pencarian dan chat dengan penjual
Chat Bantuan
Support