Demi Kualitas Terbaik, Begini Nih Proses Refurbishment Mobil Bekas di Carsome Certified Lab

Berita Otomotif

Demi Kualitas Terbaik, Begini Nih Proses Refurbishment Mobil Bekas di Carsome Certified Lab

JAKARTA – Setiap mobil bekas yang dijual di Carsome akan memiliki sertifikasi Carsome Certified. Artinya, mobil tersebut sudah dijamin kualitasnya karena telah direkondisi di Carsome Certified Lab.

Carsome Certified Lab (CCL) adalah fasilitas refurbishment mobil bekas yang berlokasi di daerah Cilincing, Jakarta Utara. memiliki luas sekitar 40 ribu meter persegi, terdiri dari bangunan produksi, gudang logistik, dan area test drive.

Semua mobil bekas yang dijual di Carsome akan melalui proses inspeksi dan perbaikan di fasilitas ini. Selama masa operasinya, CCL mencatat jumlah unit bekas tertinggi yang melewati proses refurbishment mobil bekas mencapai 1.200 unit per bulan.

Eka Sukmansyah, Director CCL mengatakan mobil yang dibawa ke fasilitas CCL akan direkondisi agar keadaannya kembali menjadi seperti semula.

“CCL ini pusat refurbishment, artinya mengembalikan mobil bekas ke kondisi tertentu, yang kita anggap sebagai kondisi standar untuk mobil bekas,” jelas Eka saat ditemui di Cilincing, Jakarta Utara, beberapa waktu lalu (11/1/2023).

Tahap-tahap Refurbishment Mobil Bekas Carsome Certified Lab

Proses refurbishment mobil bekas di CCL sendiri meliputi inspeksi, general repair, body repair, detailing, quality control (QC), dan ditutup dengan pengambilan foto untuk diiklankan di bursa mobil bekas Carsome.

Tahap pertama adalah inspeksi unit bekas. Mobil akan dicek secara keseluruhan kondisi mobil, apakah sudah sesuai standar atau perlu ada perbaikan, dan juga bebas dari kecelakaan besar atau banjir.

Adapun titik-titik yang dicek di mobil sebanyak 175 titik yang ada di eksterior, interior, mesin, fitur-fitur dan kaki-kaki.

“Inspeksi ini mementukan unit berada di kondisi tingkat apa dan menentukan standar mobil di awal,” terang Eka.

Setelah inspeksi mobil dilakukan, tahap selanjutnya adalah general repair. Pada tahapan ini dilakukan perbaikan pada komponen-komponen mobil untuk memastikan fungsi-fungsinya sesuai standar.

“ini meliputi fungsi-fungsi komponen mesin, suspensi, dan lain-lain,” kata Eka.

Sehabis perbaikan fungsional komponen mobil, berikutnya ada perbaikan bodi mobil seperti semula, meliputi pendempulan dan pengecatan.

Tahap ini dikatakan memakan waktu yang paling lama di antara tahap-tahap lainnya karena dilakukan dengan sangat teliti. Aksesoris dan stiker yang menempel dilepas semua, bahkan bekas lecet terkecil pada bodi pun akan ditandai.

Untuk proses pengecetannya, CCL memanfaatkan teknologi inframerah untuk mempercepat pengeringan cat mobil. dikatakan pengeringan cat dengan inframerah hanya membutuhkan waktu 15 hingga 20 menit.

“Sedangkan kalau menggunakan heat blower butuh waktu sekitar 45 menit,” ungkap Eka.

Sesudah perbaikan bodi, dilanjutkan dengan tahap detailing untuk membuat tampilan mobil lebih bagus dan bersih.

Setelah dipercantik pun, mobil belum bisa langsung dipasarkan begitu saja. Unit harus melalui tahap QC untuk mengecek kembali apabila masih ada kekurangan atau cacat pada mobil.

Proses refurbishment mobil bekas di CCL diakhiri dengan sesi foto mobil 360 derajat yang nantinya akan diiklankan di bursa mobil bekas Carsome.

Secara keseluruhan, proses refurbishment mobil bekas ini membutuhkan waktu rata-rata 13 hingga 14 hari.

“Proses yang paling lama ada di body repair, karena standar kita cukup tinggi” jelas Eka. [ABP]



Andrew Barnabas Panggabean

Andrew Barnabas Panggabean

Seorang penulis/penerjemah bahasa Inggris. Memulai karier sebagai Content Writer di Gojek (2017-2019), lalu bergabung ke mobil123.com pada Desember 2021.


Berita Utama


Komentar