Baru Diresmikan Jokowi, Pelabuhan Patimban Langsung Ekspor 140 Mobil

Berita Otomotif

Baru Diresmikan Jokowi, Pelabuhan Patimban Langsung Ekspor 140 Mobil

SUBANG – Sebanyak 140 mobil Toyota, Daihatsu dan Suzuki resmi diekspor melalui Pelabuhan Internasional Patimban yang diresmikan hari ini oleh Presiden Joko Widodo.

Saat ini, Pelabuhan Internasional Patimban baru menyelesaikan pembangunan Tahap I. Meski demikian, Pelabuhan Patimban telah siap beroperasi dan melayani peti kemas dengan kapasitas 3,75 juta TEUs.

“Dalam kesempatan yang baik ini dan dengan mengucap bismillahirranirrahim Pelabuhan Patimban hari ini saya nyatakan siap dan bisa digunakan. Kapasitas car terminal sebesar 218 ribu mobil CBU (Completely Built Up) dan nantinya menjadi 600 ribu kendaraan dan akan meningkatkan ekspor otomotif kita ke pasar global,” ungkap Presiden Joko Widodo.

Sementara itu, Budi Karya Sumadi, Menteri Perhubungan dalam laporannya mengungkapkan, pembangunan pelabuhan Patimban yang berlokasi di Subang, Jawa Barat, ini merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional (PSN). Pembangunannya pun masih akan terus dilanjutkan hingga beberapa tahun ke depan.

“Pembangunan tahap I meliputi area terminal, breakwater, seawall dan revetment, jalan akses, jembatan penghubung serta terminal kendaraan seluas 25 hektare,” ujar Menhub.

Baru Diresmikan Jokowi, Pelabukan Patimban Langsung Ekspor 140 Mobil
Pada tahap II di tahun 2021-2024, akan dibangun sebanyak kurang lebih 66 hektare dan tambahan untuk car terminal dengan kapasitas 600 ribu kendaraan bermotor (CBU). Selanjutnya tahun 2024-2025 dilakukan pembangunan terminal peti kemas dengan kapasitas kumulatif dari kargo sebanyak 5,5 juta TEUs. Tahap akhir di tahun 2026-2027, dilakukan pembangunan berupa terminal peti kemas dengan kumulasi kapasitas sebanyak 7,5 TEUs dan 600 ribu CBU.

“Ke depan Pelabuhan Patimban akan disinergikan dengan Pelabuhan Tanjung Priok sesuai dengan arahan Presiden, sehingga dapat meningkatkan efisiensi waktu dan biaya logistik nasional,” ujarnya.

Selama ini Indonesia memang dikenal sebagai salah satu eksportir kendaran baik secara CBU maupun CKD. Pada tahun 2019, jumlah ekspor kendaraan dari Indonesia pun mengalami peningkatan cukup tinggi bila dibandingkan dengan tahun 2018. Tercatat, Januari – Desember 2019, jumlah ekspor kendaraan mencapai 332.023 unit atau naik 25% dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencapai 264.553 unit.

Sementara pada 2020, ekspor kendaraan mengalami tekanan karena adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kondisi ini menyebabkan pada semester I 2020, jumlah kendaraan yang diekspor hanya mencapai 104.158 unit. Jumlah turun sebesar 24,4 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya yaitu sebanyak 137.767 unit. [Adi/Ari]



Adi Hidayat

Adi Hidayat

Pria lugu yang tinggal di Bekasi ini kerap menghadapi kemacetan Jakarta untuk memberikan informasi terkini terkait dunia otomotif Indonesia. Menghirup asap knalpot, merasakan teriknya panas matahari, menerabas hujan hingga menembus kepungan banjir pun telah menjadi bagian dari hidupnya. Meski demikian ia menjalaninya dengan penuh ketabahan dan kesabaran.


Berita Utama


Komentar